Selasa, 23 Jun 2026 23:56 WIB

Penyebab 4 Orang Tewas di Septic Tank, Diduga Terpapar Gas

Tempat septic tank tewaskan 4 orang
Tempat septic tank tewaskan 4 orang

jatimnow.com - Tewasnya empat orang di dalam septic tank di Dusun Krajan II RT 01 RW 02, Desa Karangpring, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, diduga disebabkan terpapar gas amonia secara berlebihan.

Koordinator Pos Basarnas Jember Asnawi Suroso mengatakan pihaknya menduga saat korban Nuraini (50) terjerembab ke dalam septic tank dan ditolong oleh 3 orang kerabatnya, tidak menggunakan alat bantu pernapasan.

Baca Juga: Temui Massa Aksi, DPRD Jember Siap Kawal Aspirasi Program Makan Bergizi Gratis

"Secara medis septic tank itu menghasilkan gas amonia. Jika berlebihan dan lama-lama orang bisa pingsan dan meninggal dunia," kata Asnawi saat dikonfirmasi, Sabtu (2/2/2019).

Berdasarkan hasil olah kejadian, penutup limbah pembuangan kotoran itu tidak menggunakan rangka besi. Melainkan susunan bambu yang dibubuhi semen.

Ketiga orang tersebut, yang hendak menolong korban hanya menggunakan tangga dengan tidak menggunakan alat bantu pernapasan seperti SCBA (Self-Contained Breathing Apparatus).

"Saat menolong itu, ketiga orang kerabatnya hanya menggunakan tangga dan tidak ada alat bantu pernapasan seperti SCBA yang digunakan tim rescue kita saat mengevakuasi," ujarnya.

Diketahui, insiden itu menewaskan 4 orang yang terjadi pada, Jum'at (1/2/2019). Sekitar pukul 18.00 Wib, Nuryani (50) hendak ke kamar mandi terpeleset ke dalam septic tank.

Ketiga kerabat yang akan membantu Nuryani, turut tewas akibat terpapar gas amoniak. Mereka adalah Amir (50), Imam (26), dan Ahmad (30). Seluruhnya merupakan warga di Desa Karangpring, Kecamatan Sukorambi, Jember.

Baca Juga: Kodim 0824 Jember Fasilitasi Ratusan Warga Ikuti Operasi Katarak Gratis

"Saat kita angkat satu-persatunya dari empat orang secara fisik tewas tertelungkup di dalam septic tank. Kalau dugaannya akibat paparan gas amonia terlalu lama," ujarnya.

Saat melakukan evakuasi, pihaknya juga berkoordinasi dengan Tim Reaksi Cepat BPBD, Polsek dan Koramil Sukorambi, Tagana, PMI serta warga setempat.

Menghindari hal serupa kembali terjadi di kemudian hari, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang ketika akan memberikan pertolongan kepada korban yang terjerembab ke septic tank ataupun sumur.

Sebab, paparan gas yang terdapat di dalam sumur ataupun septic tank biasanya mengandung asam belerang dan gas amonia.

Baca Juga: Usung Empat Tuntutan, Mahasiswa Gelar Aksi Unjuk Rasa di Kantor DPRD Jember

"Pertama yang harus diperhatikan adalah konstruksinya. Kedua, kalau menolong orang yang tercebur sumur atau septic tank segera menghubungi petugas yang berpengalaman, supaya tidak seperti ini. Jangan serta-merta turun menggunakan alat seadanya," tukasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.