Minggu, 14 Jun 2026 23:38 WIB

Aksi Solidaritas, Ribuan Driver Ojek Online Geruduk PN Surabaya

Aksi solidaritas pengemudi ojek online di Pengadilan Negeri Surabaya
Aksi solidaritas pengemudi ojek online di Pengadilan Negeri Surabaya

jatimnow.com - Ribuan ojek online (ojol) se-Jawa Timur mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Surabaya di kawasan Jalan Arjuno, Rabu (30/1/2019). Mereka mengawal proses persidangan rekan seprofesinya yang menjadi terdakwa dalam kasus kecelakaan.

Ahmad Hilmi Hamdani didakwa melanggar pasal 310 ayat 4 Undang-Undang RI nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, karena dinilai lalai dalam berkendara, hingga mengakibatkan penumpangnya, meninggal dunia.

Aksi ini tak hanya diikuti oleh sopir ojek online namun juga diikuti oleh pengemudi taksi online.

Mereka berasal dari perhimpunan, paguyuban dan komunitas driver online yang ada di Jawa Timur. Salah satunya dari Perhimpunan Driver Online Indonesia (PDOI) Jawa Timur.

Daniel Lukas Rorong, Humas PDOI Jawa Timur mengatakan, paguyuban atau lintas komunitas driver online akan mengawal kasus hukum yang dialami Ahmad Hilmi Hamdani, driver online (R2), yang sedang diadili.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan



Daniel menyebutkan Ahmad Hilmi Hamdani adalah korban kecelakaan motor ditabrak oknum marinir saat melintas di Jalan Mastrip Karang Pilang, 17 April 2018 lalu.

Aksi solidaritas ini sendiri diikuti sekitar 1000 lebih driver online. Tak hanya dari Surabaya, tapi juga dari Gresik, Lamongan, Tuban, Bojonegoro, Sidoarjo, Malang, Jember dan Banyuwangi.

Rinciannya, 100 mobil dan 500 sepeda motor.

Dengan memakai pita hitam dan merah di lengan kanan, serta atribut jaket masing-masing aplikator, mereka juga membentangkan spanduk dan aneka poster berisikan tuntutan aksi.

Diantaranya, Save Ahmad Hilmi Hamdani, Bebaskan Ahmad Hilmi Hamdani, Save Driver Online, dan lain-lain.

Menurut Daniel, pemakaian pita warna merah dan hitam di lengan kanan mempunyai simbol atau makna tersendiri.

"Pita merah, berarti melambangkan keberanian untuk melawan ketidakadilan hukum. Dan pita hitam melambangkan 'matinya' penegakan hukum yang adil di negara ini," jelas Daniel.

Daniel bersama rekan-rekan seprofesinya berharap pada hakim agar nantinya memvonis bebas Ahmad Hilmi Hamdani.

"Kami pun akan terus mengawal proses peradilan ini sampai putusan vonis. Dan semoga masih ada keadilan hukum untuk rekan kami, Ahmad Hilmi Hamdani," harap Daniel.



Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.