Senin, 22 Jun 2026 15:15 WIB

Tak Ikut Rekreasi, Anak Korban Mobil Tenggelam di Tulungagung Selamat

 Machsun Ali Makrof, suami korban hilang tenggelam Fitri Nur Siyam
Machsun Ali Makrof, suami korban hilang tenggelam Fitri Nur Siyam

jatimnow.com - Keberangkatan keluarga korban yang tenggelam di Sungai Brantas Tulungagung ternyata berjumlah tujuh orang. Satu anggota keluarga selamat karena tak ikut rombongan rekreasi ke Pantai di Tulungagung.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Akhir Pekan Ini: Cerah

Dari data yang disebutkan sebelumnya, yakni penumpang selamat adalah Waridi (56) warga Rungkut Lor Surabaya pengemudi mobil tersebut, Solikatin (56) warga Rungkut Lor Surabaya dan Anam Sodikin (44) warga Desa Bendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

Dan korban hilang tenggelam adalah Fitri Nur Siyam (33) warga Kedung asem Surabaya, Siti Yuniarti (35) warga Rungkut Lor Surabaya dan Alfiyah (61) warga Desa Pandansari, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung.

Satu orang lainnya yang ikut berangkat yakni anak dari Machsun Ali Makrof (36) dan Fitri Nur Siyam bernama Fatir Zulfian Alfi yang masih berusia 5 tahun. Ia berhasil selamat lantaran tak ikut rombongan keluarganya yang saat itu berlibur ke Pantai Gemah di Tulungagung.

"Anak saya nomor dua itu juga ikut tapi dititipkan di Blitar, tidak diajak ke Tulungagung. Ke Tulungagung rekreasi kecil kecilan, rencananya kalau nggak salah mau ke Blitar dilewatkan nambang itu, dari Surabaya total 7 orang, mampir Blitar dulu terus ke Tulungagung," kata Machsun kepada jatimnow.com, Minggu (27/1/2019).

Machsun menceritakan, pada saat kejadian ia yang berada di Jawa Tengah mendapat kabar tersebut langsung menuju Surabaya. Ia di perintahkan oleh mertuanya menuju rumahnya untuk memberi kabar.

"Amanat dari mertua saya disuruh ke Surabaya gak boleh kesana. Kalau yang nomor dua ini masih kecil, kalau nomor satu ini kan di pondok tau ini nanti down jadi ndak semangat lagi," imbuhnya.

Namun, Machsun sudah memberikan informasi kepada pihak pondok untuk disampaikan kepada anak pertamanya yang bernama Achmad Charisudin Alfi terkait kejadian ini.

"Kami sebagai orang tuanya sudah menghubungi ke Pak Kiai, tapi anaknya belum dikasih tau. Soalnya info terkini dan kepastiannya belum ada. Ya mohon didoakan supaya cepat ketemu dan selamat," tandasnya.




Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.