Selasa, 16 Jun 2026 19:42 WIB

12 Unit Lampu Solar Cell di Jalur Pendakian Gunung Ijen Raib Dicuri

Salah satu lampu yang hilang di jalur pendakian Gunung Ijen
Salah satu lampu yang hilang di jalur pendakian Gunung Ijen

jatimnow.com  - Lampu bertenaga surya (solar cell) di Jalur pendakian Gunung Ijen raib dicuri. Tercatat sebanyak 12 lampu dilaporkan hilang.

Fungsi lampu tersebut sangat vital, untuk memberikan penerangan pada pendaki di malam hari.

Kepala BKSDA Jawa Timur, Nandang Prihadi menerangkan, berdasar keterangan petugas di lapangan, telah ada 12 unit lampu solar cell hilang dicuri.

Nandang menduga, pencurian itu merupakan ulah salah seorang pendaki. Sebab, hilangnya tidak sekaligus. Melainkan dalam beberapa hari.

"Identifikasi teman-teman di lapangan setelah sekitar 10 hari dipasang hilang 12 unit. Namun hilangnya tidak sekaligus, tetapi hampir setiap malam ada yg hilang," kata Nandang saat dikonfirmasi via seluler, Rabu (23/1/2019).

Nandang menyayangkan raibnya lampu-lampu dengan fungsi yang vital ini. Sebenarnya, tambah Nandang, telah ada 61 unit lampu solar cell yang terpasang dari gerbang pendakian. Setiap lampu seharga Rp 14 ribu.

Dan rencananya, akan ada sebanyak 360 unit lampu hendak dipasang di sepanjang jalur pendakian. Namun, dengan adanya kejadian ini, nandang mengaku masih pikir-pikir akan melanjutkannya.

"Kemarin kita sudah pasang 61, hilang 12, ya kita stop dulu," keluhnya.

Padahal, lanjutnya, petugas di lapangan telah berusaha keras saat melakukan pemasangan lampu solar cell. Dengan cara diberi paralon sebagai tiang lampu.

Dengan cara tersebut, Nandang berasumsi, jika dicuri dan dimasukkan ke tas ransel maka pelaku akan mudah diketahui. Karena panjang paralon sekitar 60 cm.

"Sebenarnya sudah kita antisipasi dengan diberi paralon itu. Tetapi malah dipatahin oleh orang yang mencuri," ujarnya.

Nandang mengaku belum melaporkan kejadian ini kepada polisi. Namun, jika memang diperlukan pihaknya akan segera melapor ke pihak yang berwajib.

"Kalau memang nanti diperlukan, akan laporkan ke teman-teman di Polsek," tegasnya.





Baca Juga: Ajak Pesta Miras Petugas Jaga, Pemuda di Tulungagung Bobol Kantor Disbudpar

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.