Minggu, 21 Jun 2026 20:29 WIB

Peternakan Ayam di Banyuwangi Diprotes Warga, Satpol: Akan Kita Tutup

Dialog warga bersama perangkat daerah di Balai Desa Kenjo
Dialog warga bersama perangkat daerah di Balai Desa Kenjo

jatimnow.com - Setelah diprotes warga sebagai sarang lalat dan sumber bau, peretnakan ayam di Banyuwangi ditutup oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Kandang peternakan ayam itu disebut tidak mengantongi izin.   

Selain itu, bangunan kandang yang berjarak sekitar 25 meter dari Jalan Raya Lijen masuk Desa Kenjo, Kecamatan Glagah itu terbukti melanggar aturan.

Kasi Penegakan Perda Satpol PP Banyuwangi, Adian Darmauli Sinaga mengatakan, sesuai aturan bangunan kandang ayam diperbolehkan jika berjarak 250 meter dari jalan raya.

"Akan kita tutup nanti setelah kita ketemu pemiliknya. Bangunannya itu ilegal gak punya izin," kata Adian usai koordinasi bersama Forpimka Glagah di Balai Desa Kenjo, Selasa (22/1/2019).

Sekitar setahun yang lalu, lanjut Adian, Satpol PP pernah melayangkan surat teguran kepada pemilik kandang. Namun, tidak diindahkan.

"Dulu pernah kita kasih surat teguran, sempat dikosongi tapi terus kita mendapatkan laporan dari masyarakat dan dari media online dan cetak," paparnya.

Camat Glagah, Astorik menambahkan, bahwa pihaknya akan segera memanggil pemilik kandang tersebut. Sebab, pengelola kandang saat ini ternyata seorang penyewa.

"Akan kita agendakan secepatnya, pemilik kandang, pak Ayin (Mujayyin) penyewa kandang dan pihak terkait," ujar Astorik.

Sementara itu, penyewa kandang ayam, Mujayyin mengatakan, bahwa setelah dipanen dirinya mengaku tidak akan mengisi kandang ayam.

Namun, sebagai penyewa kandang dirinya juga meminta hal ini tidak dibebankan kepadanya selaku pengusaha ayam.

"Saya kan sewa kandang itu, kalau tidak boleh jangan saya tok yang dikorbankan. Pemilik kandangnya juga lah," kata Mujayyin.

Baca Juga: Tingkatkan Produktivitas Ayam Broiler di Pacitan, Alumni UGM Beri Pendampingan

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.