Rabu, 17 Jun 2026 17:19 WIB

Kisah Mistis di Balik Hilangnya Untung di Kali Jagir Surabaya

Tim gabungan mencari di Kali Jagir
Tim gabungan mencari di Kali Jagir

jatimnow.com — Proses pencarian Untung (37) warga Bendul Merisi Jaya Gang V No. 44, Wonocolo, Surabaya yang tenggelam di Kali Jagir Surabaya terus dilakukan.

Proses penyisiran terhitung sudah empat hari dilakukan oleh tim gabungan Basarnas, Petugas Pemadam Kebakaran (PMK), dan BPB Linmas dan dibantu oleh satuan intai para amfibi (taifib) Angkatan Laut menggunakan perahu karet.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Titik penyisiran juga diperluas hingga ke muara kali Jagir atau di sekitar Mangrove Wonorejo. Belum diketemukannya Untung, selain terkendala cuaca dan juga arus dasar yang terlalu deras, konon juga di sembunyikan makhluk gaib.

Percaya tidak percaya, sehari kejadian itu tiga orang Indigo asal Surabaya, yakni Adrian Kenzo Satriawan, Kris Ony dan Gatot Kuspriady mencoba melihat keberadaan Untung dengan mata supranatural hasilnya.

Menurut mereka belum ditemukannya Untung karena adanya campur tangan dari dunia lain. Petunjuk yang dikatakan mereka yaitu bahwa korban berada di dasar kali Jagir tersangkut benda menyerupai akar pohon, dan disekelilingnya ada siluman sejenis ular besar yang menunggu dan menutupi keberadaannya.

"Ularnya itu seperti melilitnya dan sengaja menutupi agar tidak terlihat oleh para tim pencari saat berpatroli disitu," kata Kenzo yang juga pernah membantu Pemkot Surabaya mencari anak hilang Gilang Ardiansyah (8) pada Juni 2018.

Ia melanjutkan, di Kali Jagir yang terkenal dengan Pintu Air peninggalan penjajah Belanda yang saat ini masih berfungsi untuk pengaturan debit air Kali Mas, juga terdapat sosok penguasa perairan disana yaitu mbah Wongso sejenis siluman buaya.

"Mbah Wongso itu seperti buaya, tapi bukan dia yang menutupi. Tapi si siluman ular itu. Kalau Mbah Wongso itu sebenarnya baik bahkan dia meminta ular itu untuk melepaskan orang yang dicari-cari kemarin," katanya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Kenzo juga tidak berjanji kapan korban tenggelam itu bisa ditemukan, tapi dia memperkirakan jika ditemukan masih hidup, kemungkinan ditemukan disekitar titik lokasi hilangnya itu.

Tapi jika sudah tidak bernyawa bisa hanyut ke muara sungai itu atau di daerah sekitar mangrove.

Sebelumnya, Untung dilaporkan tenggelam dan hilang ke Command Center 112 Kota Surabaya pada Jumat (18/1/2019) sekitar pukul 19.45 Wib.

Saksi melihat sekitar pukul 17.00 Wib, Untung dan satu orang lainnya mandi di sisi selatan sungai itu. Satu orang naik, sedangkan Untung tertarik arus air sampai sisi utara saat pintu dam terbuka.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Peristiwa itu mendapat perhatian dari Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan yang juga turun langsung dalam pencarian.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.