Minggu, 14 Jun 2026 11:49 WIB

Ini yang Dilakukan Wali Kota Probolinggo Jelang Pensiun

Wali Kota Probolinggo Rukmini saat berpamitan kepada ASN di OPD yang dipimpinnya
Wali Kota Probolinggo Rukmini saat berpamitan kepada ASN di OPD yang dipimpinnya

jatimnow.com - Wali Kota Probolinggo Rukmini bakal mengakhiri jabatannya 28 Januari 2019 mendatang. Rukmini mulai berpamitan kepada warga Kota Probolinggo dalam setiap kegiatan yang dihadirinya.

Senin (21/1/2019), Rukmini berpamitan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipimpinnya selama ini.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

Rukmini terlihat meneteskan air mata saat memimpin upacara rutin di depan Kantor Wali Kota Probolinggo di jalan Raya Panglima Sudirman. Ia meminta para ASN bekerja sesuai aturan dan tidak bertentangan dengan undang-undang.

"Jangan sampai berbuat tindakan korupsi atau memperjualbelikan jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo," ucapnya.

Meski masa tugasnya sebagai wali kota akan berakhir, dirinya menyatakan tetap akan terjun ke politik.

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

"Karena saya sebagai politisi, maka saya akan tetap aktif di dunia politik," tambahnya.

Tak hanya itu, dia akan fokus untuk mengurusi keluarganya. Sebab selama menjadi wali kota, waktu untuk keluarga sangat terbatas.

Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD

Untuk diketahui, Rukmini menjadi Wali Kota Probolinggo untuk periode 2014-2019. Namun dalam kontestasi pilkada Kota Probolinggo pada 27 Juli 2018 lalu, dia tidak bisa mengikuti. Sebab rekomendasi dalam pengajuan pencalonannya melalui PDI Perjuagan tidak turun kepadanya.

Kepemimpinan Rukmini akan digantikan oleh wali kota terpilih Hadi Zainal Abidin-M.Saufis Subri untuk periode 2019-2024 sebagai pasangan calon pemenang dalam Pilkada 2018 lalu.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.