Minggu, 14 Jun 2026 10:05 WIB

Relokasi Pedagang Pasar Stasiun Ponorogo Ditunda, Ini Sebabnya

Pedagang Pasar Stasiun
Pedagang Pasar Stasiun

jatimnow.com - Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo untuk memindahkan pedagang eks Pasar Stasiun ke pasar sementara di lahan RSUD lama tertunda.

Seharusnya, pedagang pasar eks stasiun dipindah, Selasa (15/1/2019) kemarin. Namun hingga hari ini, belum ada tanda-tanda perpindahan.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Sekda Agus Pramono, mengatakan relokasi sebagian pedagang di pasar eks Pasar Stasiun bukan gagal. Pemkab tetap akan memindahkan ke pasar sementara di RSUD lama.

"Bukan gagal, hanya ditunda saja," kata Sekda Ponorogo Agus Pramono kepada media, Rabu (15/1/2019) sore.

Ia menyebut penundaan itu didasarkan pada kajian dari aparat penegak hukum (APH). Menurut polisi, dasar hukum penertiban tidak cukup kuat.

"Berdasar kajian dari APH, pemberitahuan yang sudah dilayangkan perlu diperbaiki. Seharusnya 15 Januari, tapi tertulis 15 Februari," tambahnya.

Namun demikian, Agus berdalih pihak Pemkab Ponorogo telah meralat surat tersebut. Nantinya, surat pemberitahuan pembongkaran eks stasiun akan disampaikan kepada pedagang, minimal tiga hari sebelum tanggal yang tertulis dalam surat. Agus menolak pihaknya disebut melakukan kesalahan administrasi.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Bukan kesalahan administrasi dari pemkab. Ini salah ketik, dan sudah kami ralat. Tapi banyak dipersepsikan macam-macam oleh masyarakat," ujarnya.

Agus menekankan jika sikap pemkab kemarin bukan berarti dapat diartikan batal menertibkan pasar eks stasiun. Namun, hanya menunda. Pemkab akan kembali melayangkan surat pemberitahuan penertiban.

Ia mengklaim telah bekerjasama dengan kepolisian terkait rencana tersebut. Agus menyebut, penertiban pasti dilakukan dalam bulan ini.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

"Selama waktu jeda ini, satpol PP akan memberi kesempatan pedagang untuk pindah ke pasar sementara," tukasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.