Minggu, 14 Jun 2026 09:05 WIB

Pencarian Terakhir Menemukan Dua Santri Tewas Tenggelam Berpelukan

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 15 Jan 2019 18:37 WIB
Korban dibawa ke RSUD dr Harjono
Korban dibawa ke RSUD dr Harjono

jatimnow.com – Tim gabungan SAR kembali menemukan dua santri Madrasah Tsanawiyah (MTs) Pondok Hudatul Muna yang menjadi korban tenggelam di Sungai Tempuran, Kelurahan Brotonegaran, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Selasa (15/1/2019) sore.

Penemuan jenazah kedua korban tersebut telah melengkapi sebelumnya. Untuk ke dua korban yang baru ditemukan yaitu Bambang Irawan (16) siswa MTs kelas 3, warga Desa Petungsinaran, Kecamatan Bandar, Kabupaten Pacitan dan Achmad Khoirul Huda (14) siswa MTs kelas 2, warga Desa Senepo, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo.

Baca Juga: Jargas PGN Pasok Energi untuk 15 Ribu Santri Pesantren Dalwa

“Barusan saja ditemukan, kedua-duanya. Sekitar pukul 17.20 wib,” kata Komandan Tim Open SAR, Brian Gautama.

Ia menyebutkan, posisi kedua korban saat ditemukan berpelukan dan ditemukan dalam titik yang sama.

“Penemuannya kembali dititik Tempat Kejadian Menghilang (TKM). Jaraknya 5- 10 meter,” beber Brian kepada jatimnow.com.

Menurutnya, pertama kali ditemukan oleh salah satu relawan yang bersiaga di pinggir sungai saat yang lainnya melakukan evaluasi operasi SAR.

“Karena posisinya memang sudah ditutup untuk operasi SAR hari ini tadi. Rencananya dilanjutkan besok,” bebernya.

Ia mengatakan, relawan yang mengetahui tersebut melihat ada sesosok mayat mengapung. Awalnya hanya dikira hanya satu korban saja.

Namun, setelah tim gabungan SAR mendekat, rupanya ada dua korban. Keduanya ditemukan dalam kondisi berpelukan dan tewas.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

“Kondisinya masih utuh. Satunya berbaju, satunya tidak berbaju,” jelas Brian.

Namun, Brian belum bisa menyebutkan, untuk yang memakai baju atas nama siapa dan yang tidak memakai baju atas nama siapa belum tahu.

“Kedua korban kami bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Harjono untuk diidentifikasi,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, empat santri dari Pondok Hudatul Muna, Kelurahan Brotonegaran, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo tenggelam di Sungai Tempuran, Ponorogo, Senin (14/1/2019) siang.

Baca Juga: Gus Salam Sowan ke Kiai Imjaz Jelang Muktamar NU ke-35

Ke empat santri itu adalah Huda kelas 2 Mts asal Pacitan, Bambang kelas 1 MTs asal Pacitan, Huda kelas 1 MTs asal Slahung dan M Anshori kelas 2 MTs warga Kelurahan Oro-oro Ombo, Kecamatan Kartoharjo, Madiun Kota.

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.