Rabu, 10 Jun 2026 13:35 WIB

Tim Jokowi-Ma'ruf di Jatim Merapatkan Barisan, Mengapa?

  • Penulis : Jajeli Rois
  • | Selasa, 15 Jan 2019 18:06 WIB

jatimnow.com -Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur untuk pemenangan Joko Widodo (Jokowi) dan KH Ma'ruf Amin merapatkan barisan bersama pimpinan partai politik Koalisi Indonesia Kerja (KIK).

Mereka menyiapkan strategi pemenangan Pemilihan Presiden (Pilpres) Tahun 2019 yang akan digelar 17 April atau sekitar tiga bulan lagi.

Baca Juga: Jokowi Titipkan Kota Kediri ke Mbak Vinanda - Gus Qowim

"Hari ini konsolidasi diikuti para pengambil keputusan di masing-masing partai, sehingga langkah-langkah strategis, teknis, dan detil bisa segera dikebut,” ujar Ketua TKD Jatim Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin di Hotel Bumi Surabaya, Selasa (15/1/2019).

Ke 9 parpol Koalisi Indonesia Kerja di Jawa Timur yakni PKB, PDIP, Golkar, NasDem, Perindo, PPP, PSI, Hanura dan PKPI.

Machfud mengatakan, ada tiga agenda yang dibahas. Pertama, optimalisasi caleg dalam memenangkan Jokowi dan KH Ma'ruf Amin. Pasalnya, pilpres dan pileg yang bersamaan menimbulkan dilema antara kerja pemenangan caleg dan capres.

"Kita dorong itu dalam satu tarikan nafas. Mumpung masih ada waktu, caleg-caleg harus mengoptimalkan geraknya untuk Jokowi-Ma'ruf,” ujarnya.

Kedua, optimalisasi bupati dan walikota di Jatim. Mayoritas kepala daerah di Jatim adalah kader parpol pendukung Jokowi-Ma'ruf.

Baca Juga: Presiden Jokowi Resmikan Smelter Freeport, Pj Gubernur: Dongkrak Ekonomi Jatim

“Kita ingin suara Pak Jokowi secara teritorial benar-benar bisa diamankan. Tentu dengan tidak melanggar aturan. Bagaimana strategi detil optimalisasi kepala daerah, tidak bisa saya omongkan terbuka,” terangnya.

"Ketiga, rekrutmen saksi untuk mengawal suara Jokowi-KH Ma'ruf dari tingkat TPS (tempat pemungutan suara)," tambahnya.

Mantan Kapolda Jatim ini menambahkan, rapat koordinasi ini juga diisi dengan pemaparan survei termutakhir di Jatim. TKD Jatim bekerja sama dengan sejumlah lembaga survei untuk memotret peta politik terbaru. Beberapa pentolan lembaga survei memang tampak hadir di lokasi rapat.

Baca Juga: Presiden Joko Widodo: Ngecek Harga, Masak Pamitan Terus

“Dari pemaparan survei, kita tahu posisi kita di mana. Surveinya cukup detil, termasuk treatment khusus seperti apa yang harus dilakukan di beberapa daerah. Hasilnya oke, tapi tidak bisa saya rinci,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PKB Jatim Halim Iskandar menambahkan, konsolidasi ini semakin memperkuat kolaborasi antarparpol menyambut Pilpres 2019.

“Konsolidasi-konsolidasi parpol terus kita gelar bersama. TKD Jatim mengelaborasikannya dengan banyak elemen lain, termasuk relawan. Intinya hari ini kita ingin memperkuat langkah agar ke depan target pemenangan sebesar 70 persen bisa dicapai,” jelas Halim yang juga Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur.

Editor : Budi Sugiharto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.