Rabu, 17 Jun 2026 05:57 WIB

Kuras Harta 12 Calon Polisi, Perwira Polisi Gadungan Diringkus

Perwira Polisi gadungan diringkus Polres Ngawi
Perwira Polisi gadungan diringkus Polres Ngawi

jatimnow.com - Seorang pria asal Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah yang mengaku sebagai perwira polisi berpangkat kompol diciduk polisi di Ngawi. Itu setelah polisi gadungan itu melakukan penipuan ratusan juta rupiah.

Polisi gadungan itu bernama Ferry Syahputra (28). Dalam aksinya, Ferry mengaku mengaku bisa menjadikan seseorang sebagai polisi dengan biaya ratusan juta.

Baca Juga: Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

“Sebelumnya, pelaku ini diamankan oleh Polsek Kliwon Surakarta. Namun di sini ada korbannya, makanya kami proses juga di sini,” sebut Kasat Reskrim Polres Ngawi, AKP Muhammad Indra Najib, Jumat (11/1/2018).

Indra menjelaskan, modusnya pelaku menyanggong di polres-polres. Kemudian mendatangi pendaftar polisi yang dinyatakan tidak lulus tes tahap awal. Kepada calon korban, polisi gadungan ini menjanjikan bisa meloloskan pendaftar itu untuk menjadi polisi.

"Pelaku mengaku sebagai polisi dan berpangkat kompol," tegas Indra.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

Di Ngawi, lanjut Indra, terdapat satu korban yang telah memberikan uang sebesar Rp 330 juta kepada sang polisi gadungan. Korban yaitu DM (18).

“Uang ditransfer langsung oleh orang tua korban karena ingin sekali anaknya jadi polisi,” tambah Indra.

Baca Juga: Akal Bulus Komplotan Penipu di Gresik Bikin Sales Susu UHT Asal Kediri Rugi Puluhan Juta

Korban dan orangtuanya tergiur setelah pelaku membelikan seragam dan sepatu polisi. “Total ada 12 korban. Bahkan mereka para korban dilatih secara fisik di Karanganyar," terangnya.

Pelaku dijerat dengan pasal 378 KUHP dan 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.