Senin, 22 Jun 2026 05:04 WIB

Investasi Masuk Surabaya Tembus Rp 57,37 Triliun

Ilustrasi/Foto:Istimewa
Ilustrasi/Foto:Istimewa

jatimnow.com - Dinas Penanaman Modal dan pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Surabayamenyatakan investasi masuk ke Kota Pahlawan, Jawa Timur, selama 2018 menembus angka Rp57,37 triliun.

Kepala PM-PTSP Nanis Chairani mengatakan investasi pada 2018 melebihi target awal yang ditetapkan yakni sebesar Rp41,58 triliun.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

"Para investor dari dalam dan luar negeri menunjukkan keseriusannya untuk berinvestasi di Surabaya. Tentu saja, hal itu karena kondisi kota yang aman, nyaman, dan kondusif," katanya, Jumat (11/1/2019).

Menurut dia, nominal investasi tersebut berasal dari tiga sumber yakni penanaman modal asing (PMA) sebanyak Rp 0,71 triliun, penanaman modal dalam negeri (PMDN) Rp0,14 triliun, dan Rp56,5 triliun dari non-fasilitas.

Nanis mengatakan non-fasilitas masih menjadi penyumbang dominan dalam pencapaian tersebut. Non-fasilitas merupakan investor yang memiliki badan usaha dengan nilai kurang dari Rp15 miliar dan kebanyakan berasal dari lokal.

Hal tersebut menunjukkan bahwa perekonomian di Surabaya mampu berjalan mandiri, tanpa terlalu bergantung pada modal asing.

"UMKM, startup, dan industri-industri rumahan atau kecil itu juga termasuk non-fasilitas. Perkembangannya cukup signifikan, sehingga angka investasinya juga cukup fantastis. Sebab, pemerintah kota juga memiliki kepedulian tinggi pada pemain di industri kecil dan menengah ini," ujarnya.

Nanis menyadari kesuksesan itu bukan tanpa alasan karena sederet inovasi kerap dilakukan demi menunjukkan Surabaya sebagai kota ramah investor.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Hal itu juga demi turut merealisasikan misi yang dibawa Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yakni mewujudkan Surabaya sebagai pusat penghubung perdagangan dan jasa antarpulau dan internasional.

Selain itu, lanjut dia, Surabaya memantapkan tata kelola pemerintahan yang baik dan daya saing usaha-usaha ekonomi lokal, inovasi produk dan jasa, serta pengembangan industri kreatif. DPM-PTSP juga kerap melakukan diskusi dengan banyak pihak, terutama investor dalam dan luar negeri.

"Kami mengundang para investor, lalu memaparkan potensi apa saja yang ada di Surabaya. Selain itu, faktor pendukung seperti infrastruktur, keamanan, dan perizinan yang menjanjikan membuat investasi mereka terus berkembang," ujarnya.

Hal sama juga disampaikan Ketua Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia (Apkrindo) DPD Jawa Timur Tjahjono Haryono. Menurutnya, Surabaya menjadi kota yang kondusif untuk berinvestasi yang dibuktikan tiap tahun jumlah pengusaha kafe dan restoran terus mengalami kenaikan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dari 2017 ke 2018, tercatat 20 persen pertumbuhan pengusaha kuliner. Mereka hadir dengan banyak inovasi, terutama menu yang disajikan dan interior kafe yang unik.

"Masyarakat di Surabaya sangat apresiatif dengan usaha baru yang muncul. Jika ada kafe atau restoran yang baru buka, mayoritas pasti akan ramai," ujarnya.

Gaya hidup modern dan aktif di jejaring sosial juga menjadi salah satu faktor usaha yang berkembang. Lewat media sosial, promosi bisa dilakukan dengan tepat dan cepat.

Hal lain yang membuat bisnis terus tumbuh di Surabaya adalah faktor infrastruktur. Tjahjono mengakui bahwa Surabaya sebagai kota terbesar kedua di Indonesia memiliki infrastruktur yang mumpuni. Terlebih, pemerintah kota juga sangat kooperatif dengan mempermudah perizinan pendirian usaha baru.

Editor : Budi Sugiharto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.