Rabu, 17 Jun 2026 20:03 WIB

Terbatasnya Jumpa Pers Dua Mucikari Tersangka Kasus Prostitusi Online

Penampakan dua mucikari saat 'dipamerkan' ke media di Mapolda Jatim, Kamis (10/1/2019)/jatimnow.com
Penampakan dua mucikari saat 'dipamerkan' ke media di Mapolda Jatim, Kamis (10/1/2019)/jatimnow.com

jatimnow.com - Sesi wawancara kepada ES dan TN, dua tersangka mucikari prostitusi artis, tidak banyak informasi yang bisa dikorek. Karena media dibatasi untuk bertanya saat jumpa pers di Gedung Ditreskrimsus Polda Jatim, Kamis (10/1/2019) sore.

Dua mucikari itu dipertemukan atau dipamerkan ke media oleh Penyidik Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim hanya selama 1 menit 34 detik saja. Saat ditampilkan, dua mucikari perempuan itu mengenakan topeng dan duduk di kursi warna merah.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Dari pantauan jatimnow.com, sebelum dua mucikari itu duduk di kursi merah, sejumlah media diimbau oleh Wadirreskrimsus Polda Jatim, AKBP Arman Asmara agar mengajukan pertanyaan dan diserahkan ke dirinya. Namun faktanya, Arman justru mencoret pertanyaan terkait isu keterlibatan pejabat sebagai pelanggan prostitusi online.

Setelah dua mucikari itu duduk di kursi, pertanyaan wartawan diwakilkan seorang perempuan yang ditunjuk polisi. Perempuan berjilbab itu mengajukan dua pertanyaan yang substansinya hampir sama. Pertama, 'Bagaimana anda merekrut artis sehingga mau diajak dalam prostitusi online tersebut?'

"Tidak ngajak, tapi mereka menawarkan diri," jawab mucikari yang duduk di bagian kiri.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Mucikari yang duduk di sebelah kanan juga ikut menambahkan jawaban. "Mereka kebanyakan emang mau dan kita, aku hanya sekedar penghubung aja. Tidak lebih dari itu," sambungnya.

Pertanyaan kedua dari perempuan itu adalah 'iming-iming apa yang anda tawarkan pada artis-artis tersebut, uang atau popularitas, atau mereka menawarkan dirinya sendiri?

"Uda ndan, kan dari pertama kita uda jawab. Tidak ada yang mengiming-ngimingi," jawab mucikari yang duduk di sebelah kanan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Setelah jawaban itu, penyidik pria berbaju putih langsung berkata "ayo-ayo, uda". Kemudian dua mucikari itu kembali digelandang masuk oleh sejumlah penyidik perempuan.

Semestinya, momentum dipertemukannya media dengan dua mucikari tersebut akan dimanfaatkan untuk menggali data dan informasi seluas-luasnya untuk mengetahui praktik prostitusi online artis dan siapa saja pelanggan yang terlibat.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.