Jumat, 12 Jun 2026 10:39 WIB

Ngeri, Abdul Jatuh dari Ketinggian 8 Meter Setelah Tersetrum

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 06 Jan 2019 14:43 WIB
Polisi mendatangi lokasi jatuhnya Abdul Nafik
Polisi mendatangi lokasi jatuhnya Abdul Nafik

jatimnow.com - Nasib nahas dialami M. Abdul Nafik (21) warga Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah saat bekerja memasang dinding panel KUD Bantarangin Sumoroto, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo.

Abdul tersengat listrik dan terjatuh dari ketinggian 8 meter. Sebenarnya, kejadian tersebut sudah dua hari lalu. Namun, masyarakat baru melaporkan kejadian itu di Polsek Sumoroto pada Minggu (6/1/2019).

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Jumat sore kejadiannya. Dan ini baru dilaporkan. Makanya kami tindak lanjuti," kata Kapolsek Sumoroto, Kompol Edy Susanto.

Atas kejadian tersebut, hingga saat ini korban masih dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Darmayu.

"Ini kami barusan kesana, mengumpulkan informasi," terang Kompol Edy.

Dari hasil penyelidikan, diketahui jika korban sudah bekerja memasang papan dinding panel sejak empat pekan lalu. Saat kejadian, korban bersama Dimas (saksi) mengerjakan dinding bagian atas menggunakan alat panjat scaffolding dengan ketinggian 8 meter.

Saat korban bermaksud memberikan alat kerja berupa gerinda (alat penghalus ujung bekas potongan), tanpa disadarinya, posisi tubuhnya dekat dengan kabel listrik.

"Saat memberikan gerinda, tubuh korban menyentuh kabel listrik yang basah. Seketika korban kesetrum dan kaosnya langsung terbakar. Mengakibatkan korban jatuh dan menyangkut kerangka besi kanopi baru jatuh lagi ke tanah dengan posisi tengkurap di tanah," urainya.

Melihat kejadian tersebut, korban langsung dibawa ke RSU Darmayu Ponorogo untuk dilakukan perawatan.

"Esok harinya baru dilaporkan ke kami. Ini kami tindak lanjuti," katanya.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Menurut perwira dengan satu melati di pundak tersebut, saat korban bekerja di ketinggian tidak menggunakan alat pengaman. Baik sabuk pengaman badan maupun alat pengaman yang lain (pelindung kepala).

Juga ada beberapa kesalahan dalam pengerjaan bangunan tersebut. Jarak bangunan dengan kabel listrik tegangan tinggi terlalu dekat kurang dari 3 meter.

"Sudah pernah mendapatkan peringatan dari PLN untuk jarak aman," terangnya.

Hingga kini, polisi mengakui masih mendalami kasus kecelakaan kerja tersebut hingga menyebabkan korban mengalami luka serius di tubuhnya.

Baca Juga: Gelar Sunmori, Ketua PW IKA PMII Jatim Satukan Kader 11 Daerah di Telaga Ngebel

"Apakah keteledoran murni dari korban atau pihak yang mempekerjakan," pungkasnya.

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.