Sabtu, 20 Jun 2026 13:07 WIB

Presiden Jokowi di Ponorogo: Jika Ada Sengketa, Tunjukkan Sertipikat

Presiden Jokowi disambut warga penerima sertipikat tanah di Ponorogo
Presiden Jokowi disambut warga penerima sertipikat tanah di Ponorogo

jatimnow.com - Setelah melakukan kunjungan ke Blitar dan Tulungagung, Pesiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya sampai di Ponorogo, Jumat (4/1/2019) sore. Selain membagikan sertipikat tanah, Jokowi juga menjelaskan pentingnya sertipikat itu.

Dalam sambutannya, Jokowi menyebut setidaknya ada 2.500 sertipikat tanah yang dibagikan untuk warga di Ponorogo. “Ini tadi laporan Menteri Agraria dan Tata Ruang (Sofyan Jalil) ada 2.500 (sertipikat). Coba saya hitung, 1,2,3.... 2.500. Benar berarti,” katanya yang langsung disambut tawa penerima sertipikat.

Baca Juga: Jokowi Titipkan Kota Kediri ke Mbak Vinanda - Gus Qowim

Jokowi mengaku, saat ini sertipikat tanah untuk rakyat memang dipercepat prosesnya. Hal itu dilakukan karena setiap dirinya melakukan kunjungan ke desa, ke kampung dan daerah-daerah, selalu mendapat laporan sengketa lahan.

“Selalu ada sengketa lahan. Tidak hanya di Jawa, tapi juga di Sumatera, Papua, Sulawesi dan itu merata di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Sengketa itu, lanjut Jokowi, tidak hanya warga dengan warga, tetapi juga keluarga dengan keluarga, masyarakat dengan pemerintah, masyarakat dengan BUMN.

Baca Juga: Kaesang Dicurhati Warga Kota Malang: Minta Sertifikat Rumah hingga Pekerjaan

“Jadi dengan adanya sertipikat, sengketa hukum itu jelas,” ungkap mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Menurutnya, jika ada orang yang tiba-tiba datang mengaku mempunyai hak atas tanah, tinggal menunjukkan sertipikat yang ada. Karena pada sertipikat semua ada, nama pemilik, desa atau kelurahan serta luasnya, semunya jelas.

Baca Juga: Presiden Jokowi Resmikan Smelter Freeport, Pj Gubernur: Dongkrak Ekonomi Jatim

“Kalau belum punya sertipikat, kan tidak jelas hukumnya,” tambahnya.

Jokowi meminta warga yang sudah mempunyai sertipikat menyimpannya dengan baik. “Sertipikat diplastik, difotokopi, dan ditempatkan yang beda,” pungkas Jokowi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.