Rabu, 17 Jun 2026 07:55 WIB

Pelajar SD di Surabaya Sulap Bonggol Bawang Putih Jadi Bunga Hiasan

Pancaningtias Asmara Dewi,  guru pendamping dan Zahra Devina Arsinta Wardana, pelajar dari SDN Tanah Kedinding Surabaya
Pancaningtias Asmara Dewi, guru pendamping dan Zahra Devina Arsinta Wardana, pelajar dari SDN Tanah Kedinding Surabaya

jatimnow.com - Pelajar Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tanah Kedinding Surabaya berhasil menyulap sampah bumbu dapur bonggol bawang putih menjadi bunga hiasan untuk menambah keindahan rumah.

Kreativitas itu hasil karya guru pendamping Pancaningtias Asmara Dewi dan Zahra Devina Arsinta Wardana, sang pelajar. Selain membuat bunga hiasan, bonggol bawang merah itu juga disulap menjadi bros kerudung.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Jika dilihat sekilas, tidak ada yang berbeda dengan bros maupun bunga meja yang dijual dipasaran. Warna-warni bunga hias dari bonggol bawang putih itu terlihat elok dan mempesona.

Pancaningtias Asmara Dewi mengaku, ide mengolah limbah bawang putih itu ia dapat saat mengikuti workshop bersama 'Tunas Hujau'. "Saat itu langsung mengumpulkan limbah bawang putih yang berserakan di Pasar Tradisional Pabean. Kami berinisiatif mengolahnya menjadi suatu kerajinan dan karya yang memiliki nilai kreasi serta nilai jual," bebernya, Kamis (3/1/2019).

Selain itu, Dewi juga menyulap bonggol bawang putih menjadi bunga kering yang menawan. Karya itu sebagai media pembelajaran kepada para pelajar SDN Tanah Kedinding agar bisa menciptakan karya-karya terbaru.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Pelajar juga bisa membawa bonggol bawang putih dari rumah untuk dibawa ke sekolahan untuk nantinya dibuat kerajinan bersama," ungkap Dewi.

Sementara Zahra Devina Arsinta Wardana, siswa kelas 5 SDN Tanah Kedinding Surabaya mengungkapkan tidak ada kesulitan saat membuat kerajinan tersebut. "Hanya butuh ketelitian saat memotong bonggol bawang putih, karena gampang patah," ujar Zahra.

Zahra menjelaskan, proses membuat bros maupun bunga dari bonggol bawang yaitu pertama memisahkan antara kulit dan bonggol atau batang bawang putih. Kemudian, untuk menghasilkan irisan menyerupai bunga, bonggol bawang itu diiris kecil-kecil dengan metode miring.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Bahan yang dibutuhkan adalah kertas sebagai lampiran bunga. Kemudian lem, peniti untuk bros, daun dari kain planel untuk mempercantik. Untuk menambah kesan yang indah, di tengah bunga yang mekar ini ditambah dengan menempelkan beberapa butir merica," tambah Zahra.

Ia mengaku hasil karya yang pernah menjuarai lomba karya berbahan bawang putih tahun 2017 itu, sudah laku di pasaran. "Untuk bunga hiasan harganya mulai Rp 3-7 ribu per tangkai. Sedangkan bros kerudung kami pasarkan dengan harga Rp 5 ribu. Bunga itu bisa awet sampai kapanpun asal tidak terkena air," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.