Senin, 15 Jun 2026 11:05 WIB

Dua Biker di Ponorogo Tewas usai Tabrak Truk Bermuatan Arak

Kondisi motor korban usai tabrakan
Kondisi motor korban usai tabrakan

jatimnow.com - Kecelakaan antara motor dan truk bermuatan miras terjadi di Jalan Raya Ponorogo-Trenggalek km 7-8 tepatnya di Desa Jetis, Kecamatan Jetis Kabupaten Ponorogo, Kamis (3/1/2019) dini hari. Kecelakaan ini mengakibatkan dua orang pemotor tewas.

Dua korban pemotor masing-masing Shaden Is Firmansyah (19) dan Budi Winarto (30), keduanya warga Dukuh Kedungwatu RT 02 RW 02, Desa Bancangan, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo.

"Iya tadi dini hari ada kecelakaan di Jalan Raya Trenggalek-Ponorogo. Dua orang tewas," kata Kanit Laka Sat Lantas Polres Ponorogo, Ipda Badri, Kamis pagi.

Ia menjelaskan, awalnya sepeda motor Beat bernopol AE-2176-WL dikemudikan Shaden Is Firmansyah (19), berpenumpang Budi Winarto (30) berjalan dari arah Ponorogo menuju Trenggalek.

Saat di lokasi, lanjut ia, Shaden diduga mengantuk sehingga berjalan terlalu ke kanan. Nahasnya dari arah sebaliknya, ada truk bernopol N 8435 UN, dikemudikan Moch Fany Pujo Nugroho (26), warga Dusun Ploso RT 04 RW 02, Desa Plosogenuk, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang.

Diketahui setelah kejadian, truk ternyata bermuatan miras jenis arak jowo (arjo) sebanyak 83 kardus atau kurang lebih 1494 liter.

"Jadi karena mengantuk, sepeda motor ke kanan. Dari arah sebaliknya ada truk pembawa miras. Tabrakan tak terhindarkan," urainya.

Ia menjelaskan, dua pengendara sepeda motor pun langsung terjatuh dan mengalami luka cukup serius. Dan meninggal dunia di lokasi.

"Keduanya meninggal dunia di lokasi. Shaden mengalami patah tulang kaki, dada lebam, kepala samping kanan bengkak, kepala belakang robek. Dan Budi mengalami luka kaki dahi robek, tangan kiri lecet," bebernya.

Menurutnya, sesaat setelah menabrak, sopir truk sempat kabur ke arah Kecamatan Bungkal. Namun akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Bungkal, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kemudian oleh Polsek Bungkal diserahkan ke Polsek Jetis.

"Kaburnya untuk menghindari amuk massa. Jadi bukan karena lari karena tidak bertanggung jawab. Apalagi membawa miras juga. Pengakuannya kalau diapa-apakan," bebernya.

Saat ini, sopir dan kernet yang bernama Rudy Fatnuri (25), warga Dusun Ploso, Desa Plosogenuk, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang sedang diperiksa di unit laka sat lantas Polres Ponorogo. Sementara untuk mirasnya, diproses di Polsek jetis.

Baca Juga: Pemotor Asal Trenggalek Tewas Usai Tabrak Bus di Tulungagung

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.