Rabu, 17 Jun 2026 10:21 WIB

Beli Beras 'Satu Pintu' Pemprov Jatim, 400 Petani Disebut Dilibatkan

Beras untuk pegawai Pemprov Jatim yang sudah dikemas
Beras untuk pegawai Pemprov Jatim yang sudah dikemas

jatimnow.com - Sebanyak 450 ton beras dibeli dari petani dengan adanya kebijakan Gubernur Soekarwo yang mengintruksikan pegawai Pemrov Jawa Timur membeli beras dalam Program Hulu Hilir Agro Maritim Sektor Pertanian.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol pada Sekretariat Daerah Provinsi Jatim, Aries Agung Paewai mengatakan jika 400 petani atau Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dilibatkan dalam program itu.

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

"Adanya program ini sudah ada kepastian pasar (beras) mereka dibeli secara langsung. Dan dari program ini juga setiap bulan 450 ton beras yang dibeli dari Gapoktan," katanya kepada jatimnow.com, Rabu (2/1/2019).

Menurutnya, petani/Gapoktan sudah mendapatkan kepastian secara langsung yang dilakukan oleh Pemprov Jatim melalui surat intruksi gubernur ini bernomor: 1/INST/2018 yang berlaku sejak Oktober 2018.

Sesuai surat instruksi gubernur, akan didistribusikan kepada seluruh OPD, BLUD dan BUMD Provinsi Jawa Timur di wilayah Jawa Timur. Untuk harga pembelian beras premium dari petani/ Gapoktan adalah Rp 10.500/Kilogram.

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) yang saat itu dijabat Jumadi juga menindaklanjuti melalui surat perintah nomor: 18/15250/021.3/2018.

Baca Juga: Bulog Tulungagung Percepat Penyaluran Bantuan Pangan dan Distribusi Beras SPHP

Alasannya untuk menjaga stabilitas ekonomi di Jawa Timur dan stabilisasi harga beras serta menjamin ketersediaan pasar terhadap hasil produksi petani/gabungan kelompok tani Program Hulu Hilir Agro Maritim Sektor Pertanian.

Harga yang disebut surat gubernur tersebut belum termasuk biaya packaging dan biaya distribusi.

"Sehingga harga beli beras premium menjadi Rp11.700/kilogram dan setiap pegawai wajib untuk membeli beras sebanyak 10 kilogram perbulan," isi dalam surat Pj Sekda yang ditandatangani 21 September 2018 tersebut.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

"Pasar mereka yang sudah pasti tidak akan terkalahkan atau tersisihkan dari beras impor. Selain itu beras ini juga tidak hanya dijual ke ASN Pemprov Jatim tapi juga dijual umum," tukas Aries Agung Paewai.

Dalam surat sekda itu menyebut untuk mekanisme pembayaran dapat dilakukan melalui bendahara pada masing-masing OPD, BLUD dan BUMD baik secara langsung maupun transfer ke rekening PT. Jatim Graha Utama/PT Puspa Agro.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.