Senin, 15 Jun 2026 09:05 WIB

Malam Tahun Baru, Polisi Larang Warga Berkumpul di Jalan Raya Gubeng

Kondisi Jalan Raya Gubeng pada Senin (31/12/2018)
Kondisi Jalan Raya Gubeng pada Senin (31/12/2018)

jatimnow.com - Jelang malam pergantian tahun, Jalan Raya Gubeng yang masih dalam tahap normalisasi dan pemulihan. Polisi akan melakukan pengamanan arus lalu lintas agar jalan itu tidak menjadi titik kumpul masyarakat maupun kendaraan.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan melarang masyarakat Surabaya agar tidak berkumpul di area Jalan Raya Gubeng, Surabaya pada perayaan malam tahun baru, Senin (31/12/2018) malam.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

“Masyarakat dilarang kumpul di Jalan Raya Gubeng.  Masyarakat hanya boleh lewat saja, jangan sampai dijadikan titik kumpul, karena berbahaya,” ujarnya saat meninjau normalisasi Jalan Raya Gubeng, Senin (31/12/2018) siang.

Demi menjaga kondusifitas, lanjut Luki, pihak kepolisian akan memperketat pengamanan dengan menempatkan beberapa personil di area tersebut. Selain menempatkan anggota polisi, pihaknya juga bekerjasama dengan Pemerintah Kota Surabaya melalui Linmas.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Ini kami cek lagi karena nanti malam tahun baru. Tidak menutup kemungkinan mungkin banyak masyarakat ingin melihat makanya saya cek lagi. Jangan sampai nanti ada hal-hal yang berbahaya, makanya saya datang ke sini saya tempatkan personil di sini," tambahnya.

Tak hanya Itu, Luki juga mengatakan bahwa pihaknya khawatir dengan keselamatan masyarakat. Karena ia melihat, masih ada beberapa alat berat (Vibro Hammer pemasang SSP) yang menggantung di atas permukaan jalan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Pertama, masih ada alat-alat berat yang menggantung di atas. Kita juga tidak tahu, jadi kita akan tetap amankan karena masih banyak-barang bukti yang belum kami ambil. Untuk malam ini tidak kita tutup jalan ini, cuman kita perkuat dengan anggota," tegasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.