Senin, 15 Jun 2026 03:39 WIB

Amblesnya Jalan Raya Gubeng, Lima Bangunan Tidak Teraliri Listrik

Senior Manager General Affairs PLN Jatim Dwi Suryo Abdullah.
Senior Manager General Affairs PLN Jatim Dwi Suryo Abdullah.

jatimnow.com - Dampak amblesnya Jalan Raya Gubeng, sebanyak 9 tiang dan 3 trafo terperosok ke dalam lubang. Hal ini menyebabkan listrik sempat padam disekitaran kawasan tersebut.

Namun PLN Jatim menyebut hanya lima bangunan yang saat ini tidak teraliri listrik. Lima bangunan tersebut yakni gedung Kantor BNI, toko Tas Elizabeth, proyek basement Rumah Sakit Siloam, dan dua rumah yang berada di sekitar lokasi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Namun, untuk gedung Kantor BNI sempat meminta genset untuk menyalakan listrik saat mengevakuasi barang-barang berharga beberapa saat lalu.

"Secara umum bahwa ada lima pelanggan yang minta diputus, dan minta tidak dialiri listrik," kata Senior Manager General Affairs PLN Jatim Dwi Suryo Abdullah saat ditemui di Mapolda Jatim, Jumat (21/12/2018).

Saat ditanya terkait kapan aliran listrik dialiri kembali di area ini, Dwi mengatakan, pihaknya masih menunggu Jalan Raya Gubeng selesai diperbaiki. Namun, selain lima bangunan yang mati, seluruh aliran listrik pada bangunan di sekitar Gubeng masih menyala.

"Kalau untuk di jalan itu tentunya menunggu sampai jalan tersebut aman untuk dipasang. Tetapi tadi saya sampaikan tinggal lima pelanggan saja yang minta diputus," imbuhnya.

Dwi menceritakan, ketika mendengar kabar Jalan Raya Gubeng yang ambles pihaknya langsung melakukan penyisiran dimana aliran listrik yang aman dan sebaliknya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Jika ada listrik yang alirannya diperkirakan memiliki potensi bahaya maka akan segera dilakukan isolasi memindahkannya alirannya melalui rute yang lebih aman.

"Kita sudah memetakan hal itu saat mendengar kabarnya Jalan Raya Gubeng yang ambles kemarin, kalau ada aliran yang berbahaya langsung kita isolasi untuk di pindah aliran listriknya," jelasnya.

Bahkan, upaya tersebut langsung terselesaikan pada pagi harinya. Sehingga semua bangunan yang terdampak sudah tak ada lagi yang tak teraliri listrik.

"Sudah ada, kita lakukan manuver. Malam hari 1 jam kemudian setelah ambles, kita hadir. Pagi sudah bisa dinyalakan. Kita amankan sehingga tidak ada pelanggan yang diluar lima bangunan tadi yang kita sebutkan, yang tidak dapat aliran listrik," pungkasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.