Minggu, 14 Jun 2026 17:19 WIB

Presiden Jokowi Berharap Tol Trans Jawa Serap Peluang Kerja

Presiden Jokowi setelah acara pembagian sertifikat tanah untuk rakyat di Pendopo Kabupaten Bangkalan, Madura, Rabu (19/12/2018)
Presiden Jokowi setelah acara pembagian sertifikat tanah untuk rakyat di Pendopo Kabupaten Bangkalan, Madura, Rabu (19/12/2018)

jatimnow.com - Presiden Joko Widodo berharap jalan Tol Trans Jawa yang menghubungkan Jakarta-Surabaya akan membuka lebih banyak menyerap peluang kerja untuk masyarakat.

"Yang kita harapkan bisa membuka lapangan kerja sebanyak-banyaknya dengan adanya investasi," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah acara pembagian sertifikat tanah untuk rakyat di Pendopo Kabupaten Bangkalan, Madura, Rabu (19/12/2018).

Baca Juga: Konversi Energi Kedua Republik Indonesia, Amanat Penderitaan Rakyat Madura

Presiden Jokowi dijadwalkan akan mencoba sejumlah ruas tol Trans Jawa dari Surabaya hingga Semarang.

Ia juga akan menandatangani empat prasasti di area Tol Wilayah Jawa Timur pada 20 Desember 2018 meliputi Ngawi - Kertosono (segmen wilangan - kertosono sepanjang 37,9 km), Jombang - Mojokerto (Seksi Bandar - Kertosono 0,9 km), relokasi Jalan Tol Porong - Gempol 6,3 km, Jalan Tol Gempol - Pasuruan (Seksi Pasuruan - Grati 13,65 km).

Presiden kemudian akan menjajal Tol Pemalang-Batang segmen Simpang Susun Pemalang-Pasekaran, Tol Batang-Semarang segmen Pasekaran-Simpang Susun Krapyak dan Tol Semarang-Solo segmen Salatiga-Kartasura.

"Jadi begini ini jalan tol Surabaya-Jakarta sudah sambung, besok akan kita buka Jakarta-Surabaya, Surabaya-Jakarta," tuturnya.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Ia mengatakan jalan tol tersebut untuk pertama kalinya akan digunakan melayani arus mudik pada libur Natal dan Tahun Baru.

"Yang pertama dipakai untuk mudik, yang kedua tahun depan Insyaallah dari Merak-Banyuwangi sudah," katanya.

Hal itu berarti jalan tol tersebut diharapkan memperlancar mobilitas barang, orang dan logistik menjadi lebih efektif dan efisien.

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

"Artinya kita harapkan mobilitas barang, orang, logistik, bisa lebih, cepat, murah dan tepat waktu," katanya.

Apalagi jalan tol juga akan terintegrasi dengan kawasan wisata dan industri sehingga diharapkan mendongkrak investasi sekaligus menyerap lebih banyak tenaga kerja.

"Dan juga nantinya terintegrasinya tol ini dengan kawasan wisata dan kawasan industri akan meningkatkan investasi yang ada ada di wilayah-wilayah di sekitar tol," jelas mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.