Minggu, 14 Jun 2026 16:38 WIB

PII Jatim: Amblesnya Jalan Raya Gubeng Bukan Fenomena 'Sinkhole'

Foto: Fulki Fuhan
Foto: Fulki Fuhan

jatimnow.com -  Wakil Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Jawa Timur, Gentur Prihantono menyebut kejadian tanah ambles di Jalan Raya Gubeng, Surabaya sehingga menyerupai jurang, berbeda dengan fenomena "sinkhole".

"Sinkhole" atau lubang runtuhan yang muncul akibat hilangnya lapisan tanah atau bantalan batuan yang umumnya terjadi akibat aliran air di bawah tanah.

"Ini sangat berbeda sekali, meski beberapa orang menyamakan peristiwa itu dengan fenomena 'sinkhole' yang pernah terjadi di beberapa negara," kata Gentur kepada wartawan di Surabaya, Rabu (19/12/2018).

Gentur mengatakan, hasil pengamatan sementara tim PII Jatim, amblesnya tanah di Jalan Raya Gubeng diduga akibat faktor basah dari kejenuhan tanah karena air, sehingga lapisan tanah menjadi terurai.

"Fenomena amblesan tanah di Jalan Raya Gubeng dikarenakan faktor kontruksi dan volume tanah. Dan kurang hati-hati dengan perilaku air di dalam tanah," tuturnya.

Gentur tidak ingin menyalahkan siapa pun dalam peristiwa ini, dan hanya menegaskan bahwasanya yang paling penting pada setiap proyek besar metodologinya harus benar, sebab konstruksi bangunan juga belum berdiri secara utuh karena masih pada tingkat pengerjaan tanah.

Secara mekanisme, kata Gentur, dipastikan pihak pengembang telah memenuhi standar yang ditentukan dalam pengerjaan proyek, dan dianggap telah berpengalaman dalam pengerjaan proyek.

Selain itu, kata dia, dalam setiap pengerjaan kontruksi juga dipastikan ada manajemen, ditambah posisi Jalan Raya Gubeng yang secara sejarah tidak pernah ada masalah.

Namun demikian, kata dia, faktor amblesnya hanya karena faktor kurang kehati-hatian terhadap manajemen air dalam kontruksi pembangunan.

"Untuk faktor terjadi pergeseran lempeng tanah karena alam juga tidak mungkin, karena kawasan Jalan Raya Gubeng tidak dilewati lempengan. Yang bisa dipastikan bikin rusak itu air yang paling utama, kemudian tonase atau berat volume," katanya.

Ia mengatakan, secara keilmuan struktur tanah selalu berlapis-lapis, dan di dalamnya pasti ada unsur air. Struktur tanah bisa menjadi padat karena ada faktor basah atau air, namun begitu ada kejenuhan yang disebabkan diambil airnya, maka struktur tanahnya akan menjadi terurai.

"Kalau air itu terus disedot tanpa mempertimbangkan keseimbangan pasti akan terjadi accident, dan itu bisa terjadi dalam masalah di (proyek) Siloam ini," katanya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Oleh karena itu, kata Gentur, PII Jatim siap memfasilitasi untuk penyelidikan langsung terkait peristiwa ini, dan berharap bisa berkontribusi di setiap pembangunan nasional.

"Kami dari PII siap membantu, karena kami selalu peduli terhadap setiap kontruksi di negara ini," kata Gentur.

Sebelumnya, beberapa orang menyamakan amblesnya tanah di Jalan Raya Gubeng Surabaya dengan fenomena sinkhole yang pernah terjadi di beberapa negara.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Foto: Istimewa

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Foto: Istimewa

Editor : Budi Sugiharto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.