Kamis, 18 Jun 2026 12:14 WIB

Penderita Gangguan Jiwa Diajak Simulasi Coblosan Pemilu

  • Penulis : CF Glorian
  • | Rabu, 19 Des 2018 14:40 WIB
Simulasi pencoblosan pemilu diikuti penderita gangguan jiwa di Blitar
Simulasi pencoblosan pemilu diikuti penderita gangguan jiwa di Blitar

jatimnow.com - Sejumlah penderita gangguan jiwa diajak simulasi pencoblosan pemilihan umum (pemilu). Mereka juga menerima sosialisasi bersama pemilih pemula di Kota Blitar, Rabu (19/12/2018).

Para penderita gangguan jiwa itu mengikuti simulasi pencoblosan di Posyandu Jiwa di Kantor Kelurahan Sananwetan, Kota Blitar. Simulasi dan sosialisai itu dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Blitar, menyongsong Pemilu 2019.

Baca Juga: Terdampak Gempa Pacitan, Bangunan di Kota Blitar Ini Ambruk

"Hari ini kami fokuskan untuk pengenalan surat suara dan tata cara pemilihan di tempat pemungutan suara (TPS)," ungkap Komisioner KPU Kota Blitar Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM, Ummu Chairu Wardhani.

Dalam simulasi tersebut, lanjut Dhani, para pemilih dengan gangguan jiwa datang ke TPS dengan didampingi keluarga. Sebelum memilih, mereka terlebih dahulu diperiksa kesehatannya.

Setelah diperiksa, pemilih penderita gangguan jiwa itu dipanggil dan melakukan pencoblosan. Usai mencoblos, mereka diarahkan untuk memasukkan surat suara ke dalam kotak suara. Dhani menyebut, penderita gangguan jiwa tersebut dibimbing dengan cara khusus.

Baca Juga: Dua SPPG di Kota Blitar Berhenti Beroperasi, Ini Kata Korwil SPPI

"Kami harus terlihat ceria dan memang harus telaten. Supaya kondisi mereka tetap stabil," imbuh Dhani.

Seperti diketahui, calon pemilih dengan gangguan jiwa atau tunagrahita masuk calon pemilih disabilitas. Ada lima jenis pemilih disabilitas yang masuk daftar pemilih tetap dalam pemilu, yaitu tuna daksa, rungu, wicara, grahita, dan disabilitas jenis lain.

Baca Juga: Baru 5 Koperasi Merah Putih di Kota Blitar yang Beroperasi, Ini Kendalanya

Data di KPU Kota Blitar, jumlah pemilih tunagrahita di kota ini ada 110 orang. Rinciannya, di Kecamatan Kepanjenkidul ada 44 orang, Kecamatan Sananwetan ada 33 orang dan di Kecamatan Sukorejo ada 33 orang.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.