Jumat, 12 Jun 2026 13:55 WIB

Polres Trenggalek Tembak Pembobol Komputer Sekolah Antar Provinsi

Dua tersangka spesialis pembobol sekolah telah tertangkap oleh Polres Trenggalek.
Dua tersangka spesialis pembobol sekolah telah tertangkap oleh Polres Trenggalek.

jatimnow.com - Satreksrim Polres Trenggalek menangkap dua pelaku pembobol sekolah yang sudah beroperasi di beberapa kota di Jawa Timur dan Jawa Barat. Mereka adalah Gunawan (44) warga Desa Sempusari, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember dan Sarjo (28) warga Desa Manukan, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro.

Saat hendak ditangkap, para pelaku melarikan diri dan polisi terpaksa melakukan tindakan tegas dengan menembak kaki mereka. “Saat diamankan mereka mencoba melarikan diri dan membahayakan petugas, sehingga kami ambil tindakan tegas terukur,” kata Kapolres Trenggalek, AKBP Didit Bambang Wibowo, Jumat (14/12/2018). 

Baca Juga: Ajak Pesta Miras Petugas Jaga, Pemuda di Tulungagung Bobol Kantor Disbudpar

Perwira dengan dua melati di pundak tersebut menambahkan jumlah komplotan sindikat pembobol sekolah lintas provinsi sebanyak lima orang. Tiga diantaranya sudah ditangkap dan ditangani oleh Polres Madiun dan Ponorogo.

Dan kelima pelaku berhasil diamankan petugas dalam kurun waktu hampir bersamaan. Petugas Polres Trenggalek bekerja sama dengan Polres Madiun dan Polres Ponorogo untuk mengungkap kasus tersebut.

“Untuk Gunawan dan Sarjo, ditangkap tim opsnal Polres Trenggalek di Jembatan Laren, tepatnya masuk wilayah Jalan Raya Lamongan – Tuban, terusnya.

Didit menjelaskan, kelima tersangka memiliki peran masing-masing. Empat diantaranya berperan sebagai eksekutor dan seorang sopir. Dalam melancarkan aksinya mereka selalu menyasar sejumlah sekolah baik di wilayah hukum Polres Trenggalek maupun wilayah hukum dua polres lainnya.

“Untuk tiga pelaku lainnya yang juga berperan sebagai eksekutor, dua pelaku ditangani Polres Ponorogo dan satu pelaku yang juga berperan sebagai eksekutor ditangani Polres Madiun,” jelasnya.

Baca Juga: Polda Jatim Gulung Komplotan Maling Spesialis Rumah Kosong, Beraksi di 13 TKP

Sebelumnya komplotan itu menyasar barang elektronik di SMA Negeri 1 Munjungan Kabupaten Trenggalek bulan Oktober lalu. Mereka masuk melalui jendela dengan merusak menggunakan alat seperti linggis kecil dan peralatan lainnya.

Pasca berhasil merangsek masuk, mereka mengambil sejumlah peralatan elektronik seperti komputer, keyboard dan beberapa barang elektronik lainnya yang ada di tiga ruangan sekolah.

Atas perbuatannya ini, kedua pelaku dijerat dengan 363 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara. “Mereka mengaku menjual hasil barang curian itu ke Jakarta. Total kerugian akibat kejadian itu lebih dari Rp 114 juta,” pungkasnya. 

Baca Juga: Pencurian Plakat Jalan di Probolinggo Bikin Geram, Segini Taksiran Harga Bos Besi Tua

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.