Senin, 15 Jun 2026 10:01 WIB

Sidang Percobaan Pembunuhan di Banyuwangi, Bu Lurah Beralasan Sakit

Sidang lanjutan kasus perampokan dan percobaan pembunuhan Wilujeng Esti Utami, Lurah Penataban Banyuwangi.
Sidang lanjutan kasus perampokan dan percobaan pembunuhan Wilujeng Esti Utami, Lurah Penataban Banyuwangi.

jatimnow.com - Sidang lanjutan kasus percobaan pembunuhan, Lurah Penataban, Banyuwangi, Wilujeng Esti Utami kembali digelar, Kamis (13/12/2018). Sayangnya, saksi yang juga korban yaitu Lurah Wilujeng tidak menghadiri kasus persidangannya.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Mulyo Santoso mengatakan bahwa Wilujeng, belum dapat dihadirkan karena tengah mengalami permasalahan medis. Namun demikian, Santoso tidak menjelaskan secara detail dihadapan Majelis Hakim yang diketuai Luluk Winarko.

Baca Juga: 2 Festival di Banyuwangi Kembali Masuk Agenda Nasional KEN 2025

"Wilujeng tidak bisa hadir dalam persidangan kali ini Ketua. Karena yang bersangkutan mengalami gangguan medis," kata JPU Santoso di ruangan persidangan yang dibuka untuk umum.

Mendengar pernyataan tersebut, tim pengacara Agus Siswanto, Firdaus Yulianto mengatakan, seharusnya dalam persidangan itu bukti keterangan tentang kesehatan Lurah Wilujeng turut dihadirkan.

"Kalau memang terbukti mengalami gangguan medis, gangguan seperti apa? Karena sepengetahuan kita Bu Lurah tidak kena apa-apa," sanggah Firdaus.

Untuk membuktikan kebenarannya, JPU Santoso mengaku akan membawa surat keterangan dokter yang menangani Wilujeng usai pingsan saat persidangan pada Kamis (6/12/2018) lalu.
"Di persidangan selanjutnya akan kita bawakan surat keterangan hasil pemeriksaannya," kata JPU Santoso.

Baca Juga: Ribuan Nahdliyin Banyuwangi Hadiri Resepsi Puncak 1 Abad NU di Sidoarjo

Meski sempat terjadi perdebatan antara tim kuasa hukum dengan jaksa, Ketua Majelis Hakim Luluk Winarko dapat menengahinya dan meminta sidang dilanjutkan dalam pekan depan.

Seperti diberitakan, Wilujeng Esti Utami, Lurah Penataban, Kecamatan Giri, Banyuwangi, menjadi korban perampokan dan percobaan pembunuhan dengan cara diceburkan di sungai dalam kondisi tangan dan kaki terikat pada Selasa (31/7/2018) malam oleh terdakwa percobaan pembunuhan Agus Siswanto.

 

Baca Juga: Penampilan Ribuan Penari Gandrung Sewu Bikin Bulu Kuduk Merinding

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.