jatimnow.com - Riuh tepuk tangan menggema di ruang pameran Rever Academy, Jalan Tumapel No. 8, Surabaya, Kamis (4/6/2026) siang.
Di antara belasan talenta muda yang memamerkan karyanya dalam ajang 10 Rever Future Artist’s Creation, sosok Evangeline Santoso magnet utamanya.
Baca juga: Tren Kecantikan 2026, Rever Academy Surabaya Rilis Gaya Ikonik
Eva, seorang penyandang disabilitas, sukses membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah sekat untuk melahirkan mahakarya.
Lewat jemari tangannya yang penuh ketekunan, ia menggebrak panggung kategori Pro. Make-up Artistry (Beauty Bridal) dengan tema yang sangat berani: "Modern Gorgeous Bride".
Langkah Eva di dunia tata rias adalah manifesto nyata tentang inklusivitas. Di tengah riuhnya industri kecantikan yang sering kali menuntut kesempurnaan fisik, Eva hadir mendobrak pakem tersebut.
Ia membalikkan keadaan, menunjukkan bahwa seni merias wajah lahir dari kedalaman rasa dan ketajaman visi, bukan sekadar kesempurnaan raga.
"Melalui karya ini, saya ingin dunia tahu bahwa natural beauty atau kecantikan alami itu inklusif. Semua wanita, dengan segala keunikannya, bisa tampil mewah dan penuh percaya diri (beauty glam)," ungkap Eva dengan gurat wajah penuh kebanggaan.
Di atas wajah sang model, Vallerie Gunadi, Eva menumpahkan seluruh kejeniusannya. Ia sengaja menghindari complexion tebal yang kaku.
Baca juga: APBD Surabaya Rp12,7 Triliun, Difabel Desak Perda Perlindungan
Sebagai gantinya, Eva mengaplikasikan foundation super tipis yang membuat kulit asli sang model tetap bernapas secara alami.
Sentuhan humanis Eva begitu terasa saat ia memadukan blush on bernuansa peach-pink. Warna itu seolah menyuarakan optimisme hidupnya yang cerah.
Ketelitian luar biasa juga ia tunjukkan saat merajut alis dengan teknik serat, sebuah metode rumit yang membutuhkan konsentrasi tinggi dan kestabilan tangan. Hasilnya? Guratan alis yang tampak tumbuh alami dan begitu hidup.
Aura magis riasan Eva kian memuncak pada bagian mata. Ia menyapukan eyeshadow simple berwarna peach brown, lalu memberikan sentuhan glitter tipis yang memberikan efek binar elegan.
Garis eyeliner wing yang tajam sengaja ia sematkan, seolah menegaskan keteguhan sikapnya dalam menghadapi tantangan hidup.
Baca juga: YBM PLN UP3 Surabaya Selatan Salurkan Bantuan untuk Pekerja Disabilitas
Kilau mewah (glow) pada wajah sang muse didapatkan dari penempatan highlighter yang presisi di area inner corner, tulang pipi, hingga dagu.
Sentuhan akhir berupa lipstik nude pink lembut menjadi pengunci sempurna yang mempertegas kesan anggun tanpa batas.
Penampilan karya Eva kian megah berkat kolaborasi apik dengan penata rambut @guungraniii dan balutan gaun mewah dari @lecouturegown_sby.
Hari ini, Eva tidak sekadar lulus dari Rever Academy. Lebih dari itu, ia telah menorehkan tinta emas di dunia fesyen Surabaya, bahwa keterbatasan fisik tak akan pernah bisa memasung keindahan sebuah karya seni.
Editor : Ali Masduki