Sabtu, 06 Jun 2026 08:13 WIB

Konsisten Memberdayakan Kaum Hawa, Reny Widya Lestari Raih AWEN Award 2025

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Selasa, 25 Nov 2025 10:29 WIB
Reny Widya Lestari baru-baru ini dinobatkan sebagai salah satu penerima penghargaan ASEAN Women Entrepreneur Network (AWEN) Award 2025 di Kamboja. (Foto/Dokumentasi Pribadi)
Reny Widya Lestari baru-baru ini dinobatkan sebagai salah satu penerima penghargaan ASEAN Women Entrepreneur Network (AWEN) Award 2025 di Kamboja. (Foto/Dokumentasi Pribadi)

jatimnow.com - Seorang perempuan harus menjadi penopang ekonomi keluarga, kuat, kreatif, dan menginspirasi sesama. Filosofi inilah yang selama bertahun-tahun dipegang teguh oleh Ir. Reny Widya Lestari, ST., IPU. Konsistensinya dalam menggerakkan wirausaha perempuan, bahkan di tengah tantangan global, kini membuahkan pengakuan internasional yang membanggakan.

Reny Widya Lestari baru-baru ini dinobatkan sebagai salah satu penerima penghargaan ASEAN Women Entrepreneur Network (AWEN) Award 2025 di Kamboja. Penghargaan bergengsi ini diberikan sebagai apresiasi terhadap 100 pengusaha perempuan se-ASEAN yang dedikasinya nyata dalam pengembangan dunia wirausaha.

Baca Juga: Belasan Anak TK Jember Diduga Keracunan MBG, Satgas Minta Penutupan SPPG

Reny, sapaan akrabnya, adalah Wakil Ketua Umum I DPD IWAPI Jatim. Pada 21 November 2025, ia menerima penghargaan bergengsi tersebut, menjadi salah satu dari 18 pengusaha perempuan Indonesia yang berkesempatan hadir berkat dukungan penuh dari IWAPI Pusat

Langkah Reny menuju panggung internasional berakar dari dedikasi panjangnya. Sejak 2012, ia aktif memimpin Iwapi Kota Surabaya hingga tahun 2023.

Tiba di masa pandemi pada 2021, ia mendirikan PT Gerai Lestari Kitchen, yang bergerak dalam food supply dan produksi makanan, bahkan menjadi pemasok makanan karantina Covid-19 bagi Pemkot Surabaya.

Dedikasi di bidang pangan inilah yang mengantarkannya meraih AWEN Award 2025. Reny diapresiasi atas perannya dalam pemberdayaan perempuan melalui pengelolaan Dapur MBG (Makan Bergizi Gratis).

"Kami menerima penghargaan bersama 100 orang perempuan entrepreneur se-ASEAN. Saya masuk lewat pemberdayaan perempuan di dalam pengelolaan Dapur MBG," ujar Reny kepada jatimnow.com.

"Saya telah menggiatkan perempuan-perempuan untuk bisa berpartisipasi dalam program pemerintah ini, baik dari sisi supplier, maupun dari sisi pekerja dan pembukaan dapur-dapur di lokasi yang diinisiasi oleh IWAPI," sambungnya.

Komitmen Reny terhadap perempuan tercermin dalam data operasionalnya. Melalui yayasan yang ia kelola, kini terdapat 16 titik Dapur MBG yang beroperasi sebagai sumber penghasilan.

Saat ini, PT Graha Lestari Kitchen yang dipimpin Reny telah mensuplai kebutuhan di total 19 titik Dapur MBG. Dari total pekerja sebanyak 47 orang di setiap SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi), 50% pekerjanya adalah wanita, dan bahkan suplier yang memasok bahan baku didominasi oleh perempuan.

Baca Juga: Keracunan Massal MBG di Surabaya, BGN dan Dinkes Temukan Pelanggaran SOP

Setelah menerima penghargaan, Reny bersama timnya bertekad untuk terus memperluas dampak positif, khususnya di sektor food supply.

"Ke depannya, kami akan meneruskan usaha dalam bidang food supply. Kami akan memberdayakan petani, peternak, kemudian nelayan, sehingga barang-barangnya itu bisa dipakai atau dikonsumsi oleh dapur-dapur MBG," ungkap Reny.

Langkah strategis ini tidak hanya bertujuan memperkuat bisnis, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal secara menyeluruh, menyuplai Dapur MBG di bawah pengelolaan PT-nya sendiri, dapur mitra, maupun dapur teman-teman IWAPI.

IWAPI sendiri membentuk Satuan Tugas (Satgas) untuk memastikan kualitas Dapur IWAPI tetap berada di Grade A.

Reny menutup kisahnya dengan pesan penuh semangat kepada para pengusaha wanita, khususnya di Jawa Timur. Ia menuturkan bahwa perempuan memiliki modal penting yang membuatnya unggul dalam menghadapi tantangan ekonomi.

"Yang jelas, perempuan itu sudah lebih tahan banting. Kemudian dia lebih resilien atau dia lebih bisa adaptasi perubahan," tutur Reny.

Baca Juga: Satu Menu Janggal Penyebab 200 Siswa di Surabaya Keracunan MBG

Ia juga mengajak seluruh wanita untuk bergerak dalam komunitas dan organisasi, menjadikannya penopang dalam menghadapi kondisi ekonomi global yang tidak menentu.

"Para wanita itu harus support wanita, wanita dukung wanita," serunya. "Harapan saya, ibu-ibu di Jawa Timur ini bisa menjadikan usahanya sebagai salah satu penopang ekonomi keluarga, sehingga kehidupan keluarganya menjadi lebih baik," kata dia.

Bagi Reny, tantangan utama adalah bagaimana perempuan, termasuk para single mother, bisa tetap bertahan, kuat, kreatif, dan produktif dalam segala usia, dengan mengandalkan jaringan, kreativitas, dan silaturahim.

Kisah Reny Widya Lestari adalah bukti nyata bahwa seorang perempuan dapat menjadi penggerak ekonomi, penyelesai masalah sosial, dan inspirasi tak terbatas di kancah regional hingga ASEAN.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.