jatimnow.com- Okupansi penumpang pesawat dari Bandara Notohadinegoro Jember - Halim Perdana Kusuma Jakarta (PP) bisa penuh, bila ada komunikasi antar kabupaten. Hal ini diungkapkan Ketua Fraksi PPP DPRD Jember, Ikbal Wilda Fardana. Menurutnya diperlukan komunikasi lintas kabupaten untuk mendukung operasional bandara tersebut. Dengan komunikasi ini diharapkan dapat meramaikan rute penerbanngan yang tersedia.
Ikbal mengatakan, memang reaktivasi Bandara Notohadinegoro Jember sangat dinantikan bagi masyarakat Jember yang akan bepergian ke Jakarta dan juga sebaliknya.
Baca juga: Petani Sekti Ngadu ke DPRD Jember, Desak GTRA Selesaikan Persoalan
"Selain mendongkrak dari segi investasi yang ada di Jember, juga dari segi pariwisata juga ikut mendapat dampak dari reaktivasi bandara," ujarnya, Selasa (19/8/2024).
Penerbangan Jember-Jakarta tidak hanya berdampak bagi Jember saja, melainkan juga Kabupaten Lumajang, Bondowoso dan lainnya.
"Tentu, Dinas Pariwisata memang ini menjadi program harus dilakukan, agar supaya okupansi penumpang pesawat nanti terpenuhi. Misal, adanya kerjasama dengan kabupaten lain, Lumajang, Bondowoso, yang mana nanti bisa dikomunikasikan antar kabupaten," sarannya.
Dinas Pariwisata Jember juga diminta mengelola pariwisata semaksimal mungkin. Hal ini perlu dilakukan untuk menyambut wisatawan lokal maupun mancanegara.
Baca juga: Kecewa Harga Mentimun Rp500 per Kg, Petani Jember Bagikan Panen Gratis
"Selain pariwisata dari (kabupaten) sebelah, perlu dinas pariwisata (Jember) betul-betul mengelola pariwisata sendiri secara maksimal, baik turis mancanegara maupun lokal akan ke Jember," tuturnya.
Bahkan, Politisi PPP juga berharap adanya rute penerbangan Jember - Bali yang bisa terconecting.
"Misal dari Jakarta mampir ke Jember dan berwisata, mungkin juga di kota lain. Setelah itu, dari Jember bisa terbang ke Denpasar. Begitu juga sebaliknya," tuturnya.
Baca juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir
Dengan demikian, menurut Ikbal, dipastikan juga akan berpengaruh terhadap perhotelan serta perekonomian di Jember. Ikbal menyarankan, agar dinas pariwisata atau dinas terkait untuk mempromosikan wisata Jember.
"Di era digital ini, perlu dinas pariwisata bekerjasama dengan konten kreator atau media lokal maupun nasional," pungkasnya.
Editor : Bramanta