jatimnow.com - Turnamen voli di Lamongan kembali memicu terjadinya tindak kekerasan. Kali ini, 2 orang menjadi korban pengeroyokan dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Kejadian tersebut terjadi pada Turnamen Voli ke-IV Ancor Cup 2023 di Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan yang mempertemukan Sct Bala Rama Vs Pevorma Mayong.
Baca juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian
Pertandingan berjalan kondusif hingga pada set kedua penonton dari Desa Balun selaku penyelenggara melakukan provokasi dan memancing suporter Pevorma Mayong.
"Salah satu penonton provokatif tersebut kemudian dihampiri oleh supproter Pervorma Mayong sehingga terjadi perkelahian saat jeda set ke-2, keributan awal masih dilerai dan tak memicu kericuhan besar," ungkap Kapolsek Turi, Iptu Kusnandar, Jumat (17/11/2023).
Tak terduga, ternyata perkelahian pada saat jalannya pertandingan tersebut merembet pada aksi pengeroyokan.
Baca juga: Pengeroyokan Brutal di Surabaya Terekam CCTV, Otak Pelaku Buron
Tepat pada pukul 01.10 WIB pertandingan selesai, para pemuda Desa Balu yang mengetahui perkelahian awal tak terima dan mencari suporter Pervorma Mayong yang terlibat cekcok sebelumnya.
"Pada saat itu, segerombolan pemuda Desa Balun kemudian menemukan 2 orang suporter Pervorma Mayong kemudian 2 orang tersebut dikroyok oleh masa Pemuda Desa Balun," katanya.
Baca juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya
Keduanya kemudian dilarikan ke RS Muhammadiyah Lamongan untuk dilakukan penanganan medis, para korban, yakni Sahruli (25) dan Young Aidin (23) warga Dusun Mayongwetan, Desa Mayong, Kecamatan Karangbinangun, Lamongan.
"Korban mengalami luka pada pelipis kanan dan satu korban lainnya terdapat luka pada kepala tepatnya hidung dan mulut," bebernya.
Editor : Endang Pergiwati