Pendaki Bukit Krapyak Mojokerto yang Hilang itu Ditemukan Tewas dalam Jurang

Reporter : Achmad Supriyadi
Tim SAR Surabaya menunjukkan titik jatuhnya pendaki Bukit Krapyak Mojokerto (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

Mojokerto - Pendaki yang hilang di Bukit Krapyak Desa Padusan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto ditemukan tewas dalam jurang.

Humas SAR Surabaya, Saiful Hasan mengatakan, awalnya tim yang dikerahkan sebanyak 21 personel. Awalnya menemukan sandal.

Baca juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Kemarin tim menemukan sandal selop yang identik dengan milik survivor (pendaki hilang). Satu SRU menyusuri Kali Kretek dari hulu sampai hilir," ungkap Syaiful, Selasa (27/9/2022).

Dia menambahkan, sandal itu ditemukan di bibir jurang. Sementara jasad mahasiswa Universitas Wijaya Putra Surabaya itu ditemukan di dalam jurang.

Baca juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

Jurang di Bukit Krapyak tempat pendaki yang hilang ditemukan tewas

"Survivor itu jatuh ke jurang sekitar kedalaman 100 meter. Jasadnya nyantol di batu-batu atau terasan sekitar kedalaman 60 meter," paparnya.

Baca juga: Pria Tulungagung Ditemukan Tewas di Jalur Pendakian Candi Dadi

Saat ini Tim SAR masih mencoba mengevakuasi jasad korban dari jurang menggunakan alat panjat tebing.

"Tadi sudah kami kirim alat panjat tebing untuk evakuasi korban. InsyaAllah 99,5 persen ini adalah survivor karena bisa teridentifikasi dari jaketnya," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie

Tretan JatimNow
Berita Terpopuler
Berita Terbaru