jatimnow.com - Calon Bupati Sidoarjo nomor Urut 1, Bambang Haryo Soekartono (BHS) menyapa para petani di Desa Plumbon, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (27/11/2020).
Dalam pertemuan itu, para petani mengeluhkan persoalan tingginya genangan air yang kerap kali merusak tanaman padi mereka.
Baca juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan
"Persoalan air menggenangi lahan sawah ini membuat para petani di Desa Plumbon hanya bisa panen padi sekali dalam setahun," jelas Ketua Kelompok Tani Desa Plumbon, Jianto.
Jika mendapat amanah memenangkan Pilkada Sidoarjo 9 Desember 2020 besok, warga pun berharap agar BHS membenahi saluran irigasi desa agar para petani bisa panen 3 kali dalam setahun.
"Harapan kami ke Pak BHS jika jadi bupati, bagaimana persoalan air dari sawah turun ke sungai ini bisa lancar. Irigasinya dibenahi agar kami petani desa ini bisa panen 3 kali dalam setahun," tegasnya.
Baca juga: Rakyat Desa Memang Tidak Memegang Dollar, Tetapi Tetap Menanggung Dampaknya
Mendapati aduan itu, BHS pun berkomitmen akan memberi solusi permasalahan petani tersebut.
"Permasalahan air di Desa Plumbon ini adalah tugas pemerintahan kabupaten, dan ini harus kita selesaikan pada saat saya menjabat bupati Sidoarjo nanti. Tidak ada lagi kata-kata pertanian produktif, hanya bisa panen 1 kali dalam setahun. Harus 3 kali," jelas BHS.
Dalam kegiatan sapa warga itu, para petani setempat pun menyandangkan gelar kepada BHS sebagai bupatinya petani. Ketika dikonfirmasi perihal itu, BHS pun merasa jika hal itu sangatlah wajar.
Baca juga: Kodrat dan IPSI Jatim Usulkan Bela Diri Masuk Ekstrakulikuler Sekolah
"Saya kira, satu-satunya calon yang punya program pertanian, peternakan dan perikanan itu cuman paslon nomor satu. Kita serius menangani petani. Karena ini jaminan ketahanan pangan. Sesuai dengan program pemerintah pusat," tandasnya.
Editor : Sandhi Nurhartanto