Minggu, 26 Jul 2026 23:18 WIB

3 Berita Paling Bejat Hari Ini: Driver Online Cabul hingga Pemerasan

Ilustrasi Reiffia S Dwiyoto/jatimnow.com
Ilustrasi Reiffia S Dwiyoto/jatimnow.com

jatimnow.com - Seorang driver mobil online mencabuli dan merampas kegadisan kekasihnya sendiri, jadi satu dari tiga berita yang masuk trending berita paling bejat hari ini, Kamis (8/11/2018).

Simak berita berikut.

Baca Juga: Polda Jatim Gagalkan Penyelundupan 53 Gading Gajah Lewat Jemaah Umroh


1. Alasan Jatuh Hati, Driver Online ini Cabuli Pelanggannya

Ilustrasi pencabulanIlustrasi pencabulan

Ilustrasi pencabulan

Bertemu saat mendapat orderan mengantar sekolah, Hendrik Sugiyanto (33), seorang driver mobil online akhirnya jatuh hati pada pelanggan hingga akhirnya pacaran.

Tapi ujung-ujungnya, pria asal Tembok Dukuh, Surabaya itu malah mencabuli dan merampas kegadisan kekasihnya sendiri.

Pertemuan Hendrik dengan korban terjadi beberapa bulan lalu. Saat itu, Hendrik yang merupakan driver mobil online mendapat orderan melalui aplikasi untuk mengantar korban dari rumahnya di Surabaya utara menuju sekolahannya.

Selengkapnya

Baca Juga:

2. Pemuda di Probolinggo ini Manfaatkan Seragam Dishub untuk Memeras

Agus (berkalung) anggota Dishub Gadungan saat diamankan di depan Museum Kota Probolinggo.Agus (berkalung) anggota Dishub Gadungan saat diamankan di depan Museum Kota Probolinggo.

Agus (berkalung) anggota Dishub Gadungan saat diamankan di depan Museum Kota Probolinggo.

Seorang anggota Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jatim gadungan di Probolinggo ditangkap, Kamis (8/11/2018). Anggota Dishub gadungan tersebut diketahui sering memalak para pemilik warung.

Baca Juga: Polres Probolinggo Kota Gagalkan Penyelundupan 38 Satwa Langka Asal Maluku

Agus (33) warga Desa Pesisir, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo ditangkap setelah mendapat laporan dari masyarakat.

"Pemuda ini sering meminta rokok kepada pemilik warung di sana," ujar Budi Jatmiko, Kabag Operasional Dishub Kota Probolinggo.

Selengkapnya

 

3. Penyelundupan 481 Ekor Burung Dilindungi ke Surabaya Digagalkan

Petugas menunjukkan burung-burung yang hendak diselundupkan ke SurabayaPetugas menunjukkan burung-burung yang hendak diselundupkan ke Surabaya

Petugas menunjukkan burung-burung yang hendak diselundupkan ke Surabaya

Baca Juga: Polres Malang Ungkap Pencabulan Berkedok Pengobatan Alternatif di Gedangan

Penyelundupan 481 ekor burung dari Balikpapan, Kalimantan ke Surabaya digagalkan Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Surabaya dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Burung-burung tersebut diangkut menuju Surabaya dengan menumpang Kapal Mutiara Perindo I.

Penggagalan itu dilakukan BBKP Surabaya pada Senin (5/11/2018). 481 ekor burung tersebut terdiri dari 64 ekor Beo, 293 ekor Cucak Hijau dan 124 ekor Murai Batu.

"Kami melakukan penggagalan ini diback up Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya," sebut Kepala BBKP Surabaya, Musyaffak Fauzi, Kamis (8/11/2018).

Selengkapnya

 

Baca Edisi 3 Berita Paling Bejat lainya di sini.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.