Kamis, 23 Jul 2026 03:01 WIB

Remaja 13 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Nuris Jember

  • Penulis : Sugianto
  • | Rabu, 01 Jul 2026 11:05 WIB
Tim SAR gabungan saat proses pencarian (Foto: Humas Basarnas Banyuwangi for jatimnow.com)
Tim SAR gabungan saat proses pencarian (Foto: Humas Basarnas Banyuwangi for jatimnow.com)

jatimnow.com – Niat hati mengambil sandalnya yang terjatuh ke sungai, seorang remaja berinisial AH (13) justru meregang nyawa. Korban ditemukan tewas tenggelam di aliran Sungai Nuris, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, pada Selasa (30/6/2026) sore.

Jasad korban berhasil dievakuasi Tim SAR gabungan sekitar pukul 15.50 WIB. Tubuh remaja nahas tersebut ditemukan di dasar sungai yang berjarak sekitar 20 meter ke arah barat dari titik awal dirinya dilaporkan terpeleset dan tenggelam.

Baca Juga: Siswa TK-SD di Bangsalsari Jember Keracunan, Santapan MBG Diduga Jadi Pemicu

Kepala Basarnas Banyuwangi, I Made Oka Astawa, menjelaskan bahwa proses pencarian di lokasi sangat menantang dan harus mengandalkan metode penyelaman. Hal ini dikarenakan kedalaman Sungai Nuris di titik kejadian tergolong curam, yakni mencapai sekitar enam meter.

Tim Rescue Pos SAR Jember tiba di lokasi pukul 15.03 WIB dan langsung berkoordinasi dengan seluruh unsur gabungan. Melalui upaya penyelaman, pada pukul 15.50 WIB korban akhirnya berhasil ditemukan, namun sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Baca Juga: Genjot Produktivitas Pangan, Pemkab Jember Kucurkan Rp312 Miliar

"Pada pukul 15.50 WIB, korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 20 meter ke arah barat dari lokasi kejadian," katanya.

Usai berhasil diangkat ke daratan, jenazah AH langsung dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD dr. Soebandi Jember guna proses penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan secara resmi kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Baca Juga: 40 Hari KMN Entok Hilang di Laut Lamongan, Tim SAR Kerahkan Kapal Permadi

Seiring keberhasilan evakuasi korban, Tim SAR gabungan langsung menggelar debriefing pada pukul 16.16 WIB dan secara resmi menutup operasi pencarian kemanusiaan tersebut. Seluruh personel gabungan dari berbagai unsur kemudian dikembalikan ke satuannya masing-masing.

"Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama pada musim dengan debit air yang berpotensi berubah sewaktu-waktu," pungkasnya.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.