Kamis, 23 Jul 2026 03:00 WIB

Dulu Cuma 1, Kini SDN Curah Nongko 3 Jember Terima 7 Siswa Baru

  • Penulis : Yanuar D
  • | Senin, 13 Jul 2026 19:30 WIB
7 siswa baru SDN Curah Nongko 3 Jember ikuti MPLS. (Foto: Joko/jatimnow.com)
7 siswa baru SDN Curah Nongko 3 Jember ikuti MPLS. (Foto: Joko/jatimnow.com)

jatimnow.com - SDN Curah Nongko 3 di Kecamatan Tempurejo, Jember, mengawali Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 dengan menerima tujuh siswa baru. Sebagai bentuk dukungan, komite sekolah memberikan hadiah berupa tas dan sepatu kepada seluruh peserta didik baru.

Kepala SDN Curah Nongko 3, Joko Tunggal, mengatakan jumlah tersebut meningkat dibanding tahun ajaran sebelumnya yang hanya menerima satu siswa baru.

Baca Juga: Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

“Kalau tahun lalu hanya satu murid, sekarang alhamdulillah bertambah menjadi tujuh,” kata Joko, Senin (13/7/2026).

Menurutnya, peningkatan jumlah siswa merupakan hasil kerja sama antara pihak sekolah, komite, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaring calon peserta didik, terutama dari taman kanak-kanak (TK).

“Kami bekerja sama dengan komite sekolah, masyarakat, dan pemerintah desa. Komite kami tugaskan mendatangi TK-TK, sementara guru-guru juga ikut melakukan sosialisasi. Alhamdulillah akhirnya bisa mendapatkan tujuh siswa,” ujarnya.

Joko menuturkan, satu-satunya siswa yang diterima pada tahun ajaran lalu kini telah naik ke kelas 2 dan masih belajar seorang diri di tingkat tersebut.

“Yang tahun lalu satu murid itu sekarang sudah naik ke kelas 2 dan masih sendirian di kelasnya,” tuturnya.

Baca Juga: MPLS Berbeda, Siswa SMAN 1 Mantup Lamongan Teliti Mikroplastik di Sekolah

Ia mengakui masih banyak warga sekitar yang enggan menyekolahkan anaknya di SDN Curah Nongko 3. Salah satu penyebabnya adalah kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi bangunan sekolah yang sebelumnya sempat mengalami kerusakan.

“Yang penting sekarang kami sudah berusaha maksimal dan bisa mendapatkan tujuh siswa. Itu jauh lebih baik dibanding tahun lalu yang hanya satu siswa. Dari tujuh siswa itu, enam laki-laki dan satu perempuan,” jelasnya.

Untuk menarik minat masyarakat, komite sekolah juga memberikan bantuan berupa tas dan sepatu kepada seluruh siswa baru. Bantuan tersebut berasal dari salah seorang anggota komite yang tidak ingin disebutkan namanya.

Baca Juga: 88 Persen SD di Tulungagung Gagal Penuhi Pagu Saat SPMB

“Ada anggota komite yang menawarkan untuk membelikan tas dan sepatu bagi siswa baru. Saya tentu menyambut baik. Karena sekolah kami memang kurang diminati, mau tidak mau harus punya daya tarik,” ungkap Joko.

Ia menegaskan bantuan tersebut tidak menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), melainkan murni berasal dari kepedulian komite sekolah.

“Selama bukan menggunakan dana BOS, kami berupaya memberikan yang terbaik untuk anak-anak. Alhamdulillah ketujuh siswa baru semuanya mendapatkan tas dan sepatu dari komite,” pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.