Rabu, 22 Jul 2026 01:01 WIB

Hanya Dapat 2 Murid Baru, SDN di Tulungagung ini Kesulitan Cari Siswa

  • Penulis : Bramanta
  • | Senin, 13 Jul 2026 11:10 WIB
Dua siswa baru SDN 2 Plandaan Tulungagung saat mengikuti MPLS. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Dua siswa baru SDN 2 Plandaan Tulungagung saat mengikuti MPLS. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com- Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Plandaan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung hanya mendapatkan dua siswa dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ini. Ketatnya persaingan antar sekolah diduga menjadi penyebab minimnya siswa yang mendaftar di sekolah tersebut. Pihak sekolah sudah berusaha maksimal untuk mendapatkan siswa baru. Mereka melakukan sejumlah upaya dengan mendatangi orang tua calon siswa baru dan menawarkan sejumlah bantuab agar bersedia mendaftar di sekolah ini. Namun upaya tersebut belum mendapat hasil memuaskan.

Kepala SDN 2 Plandaan, Siti Komariyah mengatakan total siswa di sekolah ini hanya 16 murid saja. Jumlah siswa terus menyusut sejak tahun 2017 lalu. Setiap tahun mereka hanya memperoleh dua siswa baru. Jumlah tersebut tetap mereka syukuri dibanding tidak mendapat siswa sama sekali.

Baca Juga: Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

"Tahun lalu kami juga dapat dua siswa, tahun ini juga dua siswa, " ujarnya, Senin (13/7/2026).

Sejumlah hal diduga menjadi penyebab minimnya jumlah siswa baru di sekolah tersebut. Banyaknya sekolah negeri lain dan swasta yang ada di sekitarnya menjadi tantangan tersendiri bagi guru untuk memperoleh siswa baru. Selain itu beredar isu bahwa SDN 2 Plandaam sudah tutup sejak lama. Padahal meski jumlah siswa terus merosot namun sekolah ini tetap beroperasi. Lokasi sekolah yang tertutup dengan Balai Desa Plandaan juga membuatnya semakin tidak terlihat warga.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Kanjengan, Mantan Bupati Tulungagug Maryoto Diperiksa Kejaksaan

"Setiap tahun dalam SPMB selalu menjadi tantangan tersendiri, kami sudah mulai bergerilya mencari siswa baru sejak 3 bulan lalu," tuturnya.

Meski hanya mendapat dua siswa baru, Siti memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan maksimal. Guru akan tetap mengajar para siswa tersebut. Minimnya jumlah siswa ini berpengaruh terhadap besaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diterima. Untuk mencukupi operasional para guru yang berstatus sebagai ASN iuran setiap bulan.

Baca Juga: Sensus Ekonomi di Tulungagung Sudah Capai 45 Persen, Bulan Depan Rampung

"Dana iuran juga kami gunakan untuk membelikan seragam dan perlengkapan sekolah serta tabungan bagi siswa baru, " pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.