Rabu, 22 Jul 2026 04:16 WIB

Tanpa Uji Coba, Parkir Elektronik di Lamongan Diterapkan Akhir Juli

Area parkir di kawasan Pasar Tingkat Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Area parkir di kawasan Pasar Tingkat Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Lamongan, Dianto Hari Wibowo mengungkapkan, penerapan parkir elektronik di Kota Soto dilakukan paling lambat pada akhir Juli 2026. Dianto mengatakan, saat ini pihaknya tengah mematangkan mekanisme pembayaran melalui QRIS dengan Bank Jatim.

"Kami target akhir bulan Juli ini, tidak ada masa uji coba langsung diterapkan di masyarakat," ungkapnya, Kamis (9/7/2026).

Baca Juga: Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

Dianto menegaskan, pihaknya juga mulai melakukan adaptasi sistem pembayaran di tingkat petugas parkir.

"Kami mantapkan dulu di jajaran petugas terkait penggunaan barcode-nya. Jadi, ketika ada masyarakat yang membayar secara manual, petugas bisa membantu memasukkannya melalui sistem QRIS," ujarnya.

Baca Juga: TMMD ke-129 di Desa Tlemang Lamongan Bangun Jalan, RTLH hingga Irigasi

Ia menegaskan tidak akan mengabaikan hak-hak masyarakat yang telah terdaftar sebagai pengguna parkir berlangganan. Kebijakan nontunai ini utamanya menyasar kendaraan dari luar daerah atau pengguna yang memang belum membayar parkir berlangganan.

"Tentu layanan ini berlaku untuk warga yang belum menjadi bagian dari parkir berlangganan yang dibayar dalam periodesasi 1 tahun," katanya.

Baca Juga: KUA-PPAS 2027, Pemkab Lamongan Kejar Target Peningkatan Indeks Multi-Sektor

​Selain itu, Dishub Lamongan juga melakukan pemetaan ulang potensi parkir tepi jalan. Saat ini, target PAD dari sektor parkir tepi jalan umum dipatok sebesar Rp. 305 juta per tahun. Dengan adanya QRIS, diharapkan evaluasi mingguan dapat menunjukkan hasil yang lebih optimal dan akurat.

​"Kami berkomitmen menjaga fungsi pelayanan agar tidak timbul resistensi di masyarakat. Petugas di lapangan dilatih untuk cermat membedakan kendaraan yang sudah berlangganan agar tidak ditarik pungutan lagi," tuturnya.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.