Rabu, 22 Jul 2026 04:13 WIB

BMKG Ungkap Gelombang 2,5 Meter Ancam 12 Perairan Jatim 9-12 Juli 2026

Gelombang tinggi (ilustrasi). (Foto: Gemini AI)
Gelombang tinggi (ilustrasi). (Foto: Gemini AI)

jatimnow.com – Para pelaku pelayaran dan masyarakat pesisir di wilayah Jawa Timur (Jatim) diminta untuk meningkatkan kehati-hatian saat beraktivitas di laut lepas.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak resmi mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca maritim buruk yang berlaku mulai 9 hingga 12 Juli 2026.

Baca Juga: Gelombang 2,5 Meter Intai 8 Perairan Selatan Jatim 18-21 Juni 2026

Berdasarkan data infografis resmi, ancaman gelombang laut ini sangat dipengaruhi oleh kondisi sinoptik terkini. Kondisi cuaca perairan secara umum diprakirakan berawan dengan angin permukaan yang dominan bertiup dari arah Timur hingga Tenggara. Kecepatan angin dilaporkan cukup signifikan, yakni berada di kisaran 8 hingga 20 knot.

Terkait kondisi ini, BMKG memberikan peringatan khusus terhadap potensi pertumbuhan awan Cumulonimbus (Cb). Keberadaan awan pekat ini sangat patut diwaspadai karena menjadi pemicu utama terjadinya peningkatan kecepatan angin secara mendadak di tengah laut.

Baca Juga: Warning BMKG: Gelombang 4 Meter Ancam Selatan Jatim

Kondisi cuaca dan tiupan angin kencang tersebut berisiko memicu naiknya muka air laut. BMKG memprakirakan adanya peluang Tinggi Gelombang 1,25 hingga 2,5 meter yang cakupannya meluas hingga melanda 12 titik perairan di Jatim.

Perairan yang berpotensi terdampak adalah Bawean Bagian Utara, Bawean Bagian Selatan, Kepulauan Kangean Bagian Utara, Kepulauan Kangean Bagian Timur, Perairan Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Malang, Lumajang, Jember, dan Banyuwangi.

Baca Juga: Warning BMKG, Gelombang 4 Meter Ancam Perairan Selatan Jatim 2-5 Juni 2026

Merespons potensi ancaman ini, Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak menetapkan standar saran keselamatan yang ketat bagi sejumlah armada niaga dan perikanan.

Perahu nelayan dinyatakan berisiko tinggi apabila kecepatan angin telah mencapai 15 knot dan tinggi gelombang menyentuh angka 1,25 meter. Sedangkan kapal tongkang terancam apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.