Selasa, 21 Jul 2026 23:19 WIB

Jamasan Tombak Kyai Upas Sepi Wisatawan, Ini Kata Disbudpar Tulungagung

  • Penulis : Bramanta
  • | Jumat, 03 Jul 2026 15:30 WIB
Prosesi jamasan tombak Kyai Upas di Tulungagung. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Prosesi jamasan tombak Kyai Upas di Tulungagung. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemkab Tulungagung menggelar jamasan pusaka tombak Kyai Upas. Jamasan ini dilakukan setiap tahun, pada hari Jumat di bulan Suro dalam sistem penanggalan Jawa.

Tombak tersebut diyakini sebagai pusaka milik Ki Ageng Mangir, yang diwariskan ke Bupati terdahulu dan diturunkan turun temurun hingga saat ini.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Kanjengan, Mantan Bupati Tulungagug Maryoto Diperiksa Kejaksaan

Menurut sejarah, tombak Kyai Upas merupakan pusaka milik Ki Ageng Mangir, menantu Raja Mataram yang menolak tunduk. Setelah Ki Ageng Mangir meninggal, tombak ini kemudian disimpan di Pendopo Kanjengan Tulungagung. Selain itu, pusaka ini juga berkaitan dengan sejarah berdirinya Kabupaten Tulungagung.

Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin mengatakan kegiatan ini merupakan tradisi yang dilakukan setiap tahun. Selain melestarikan tradisi, jamasan ini juga bertujuan untuk membersihkan karat yang ada pada bagian mata tombak. Ritual ini juga menjadi salah satu agenda budaya yang digelar setiap tahun.

"Ini juga merupakan bentuk syukur kami selama setahun ini, semoga semua kegiatan berjalan lancar," ujarnya, Jumat (3/7/2024).

Baca Juga: Sensus Ekonomi di Tulungagung Sudah Capai 45 Persen, Bulan Depan Rampung

Kegiatan jamasan ini masuk dalam kalender wisata Tulungagung. Namun selama ini minim wisatawan yang datang berkunjung saat prosesi jamasan berlangsung. Sepinya antusias masyarakat dalam jamasan tombak Kyai Upas mendapat tanggapan dari Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Tulungagung, M Ardian Candra. Pihaknya tidak menyangkal bahwa upacara adat ini sepi dari masyarakat.

"Mungkin ini masih libur sekolah, jadi banyak pelajar dan keluarganya yang masih berlibur di luar kota," terangnya.

Baca Juga: 88 Persen SD di Tulungagung Gagal Penuhi Pagu Saat SPMB

Salah satu upaya untuk meramaikan jamasan tombak Kyai Upas, Disbudpar Tulungagung mengaku sudah memiliki rencana. Salah satunya, melakukan promosi di awal tahun, agar menarik antusias masyarakat.

"Tahun depan, kami akan promosikan jamasan tombak Kyai Upas dari awal tahun," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.