Kamis, 23 Jul 2026 04:25 WIB

Pemadaman Listrik Bergilir di Probolinggo Ancam Kelangsungan UMKM

  • Penulis : Yanuar D
  • | Rabu, 24 Jun 2026 20:30 WIB
Pemadaman listrik yang berlarut menyebabkan produk es mencair dan kehilangan kualitas. (Foto: Ide Farid/jatimnow.com)
Pemadaman listrik yang berlarut menyebabkan produk es mencair dan kehilangan kualitas. (Foto: Ide Farid/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kebijakan pemadaman listrik bergilir yang diterapkan PLN di sejumlah wilayah Kota Probolinggo dalam beberapa hari terakhir memicu keresahan di kalangan pelaku usaha. Tidak hanya menghambat operasional, ketidakpastian pasokan listrik ini mengakibatkan kerugian materiil signifikan, mulai dari rusaknya produk makanan hingga kematian hewan ternak.

Dampak nyata dirasakan oleh usaha es krim dan es drop milik Margi di Jalan Mastrip, Kecamatan Kedopok. Syahrul Ulum, salah satu pegawai di tempat tersebut, mengungkapkan bahwa pemadaman listrik yang berlarut menyebabkan produk es mencair dan kehilangan kualitas.

Baca Juga: Seminggu di Kota Probolinggo 2026 Prioritaskan UMKM dan PKL Lokal

"Es krim yang mencair membuat rasa bercampur dan tekstur berubah, sehingga tidak layak dijual. Dampaknya, pelanggan di toko maupun sekolah meminta retur atau penggantian barang. Kami harus menanggung kerugian sendiri karena produk rusak tidak bisa dikembalikan ke pabrik," terangnya, Selasa (23/6/2026).

Menurut Syahrul, cakupan dampak pemadaman ini cukup luas hingga merambah ke wilayah distribusi usaha mereka di Bantaran, Kraksaan, hingga Maron.

Kondisi serupa dialami oleh Boy, seorang pedagang ikan hias di Jalan Ir. H. Juanda, Kelurahan Tisnonegaran. Bagi pengusaha sektor akuatik, listrik adalah nyawa utama karena krusial untuk operasional aerator penyedia oksigen.

Boy menjelaskan bahwa saat listrik padam, ia harus sigap menggunakan daya cadangan seperti baterai atau power bank. Tanpa antisipasi cepat, tingkat kematian ikan hias miliknya bisa mencapai 30 hingga 40 persen.

Baca Juga: Meriahnya PetroNite Fest 2026, Harmoni Seni, Hiburan dan Ekonomi Kerakyatan

"Kerugian minimal bisa mencapai Rp200 ribu hingga Rp300 ribu per hari. Ikan mati sebelum sempat terjual," ujarnya.

Selain kerugian finansial, Boy menyoroti ketimpangan hubungan antara pelanggan dan penyedia layanan. Ia mengkritisi aturan denda bagi pelanggan yang terlambat membayar tagihan, namun di sisi lain, tidak ada kompensasi nyata yang diberikan PLN kepada pelaku usaha saat layanan listrik terputus dan memicu kerugian.

"Kalau telat bayar listrik sehari saja bisa kena denda. Tapi ketika listrik padam dan kami rugi, kami yang harus menanggung sendiri. Ini yang menjadi keluhan utama para pelaku usaha," tegasnya.

Baca Juga: Dukung UMKM Go Global, BI Kediri Gelar Karya Kreatif Mataraman x DIGIMAFest

Menanggapi situasi ini, para pelaku UMKM di Kota Probolinggo mendesak PLN untuk segera meningkatkan keandalan pasokan energi. 

Selain itu, mereka berharap adanya transparansi informasi mengenai jadwal pemadaman yang lebih cepat dan jelas agar pelaku usaha dapat melakukan langkah mitigasi guna menekan angka kerugian.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.