Selasa, 23 Jun 2026 13:33 WIB

Belgia vs Iran Berakhir Tanpa Gol, VAR dan Kartu Merah Warnai Laga Sengit

  • Penulis : Bramanta
  • | Senin, 22 Jun 2026 08:05 WIB
Pemain Belgia saat melawan Iran di Piala Dunia 2026. (Foto: instagram fifawolrdcup2026)
Pemain Belgia saat melawan Iran di Piala Dunia 2026. (Foto: instagram fifawolrdcup2026)

jatimnow.com - Tidak ada pemenang dalam duel panas Grup G Piala Dunia 2026 antara Timnas Belgia dan Iran. Laga yang berlangsung di Los Angeles Stadium, berakhir imbang 0-0 meski kedua tim sama-sama memiliki peluang emas.

Hasil ini terasa mengecewakan bagi Iran yang gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain di babak kedua, setelah Belgia harus bermain dengan 10 orang.

Baca Juga: Bekuk Arab Saudi, Spanyol Jaga Asa Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Sejak menit awal, pertandingan berjalan dengan tempo tinggi. Belgia langsung menekan dan menciptakan peluang cepat melalui Romelu Lukaku, namun insiden terjadi saat upaya tersebut justru mengenai wajah kiper Iran, Alireza Beiranvand, yang sempat terkapar dan harus mendapat perawatan medis.

Iran tidak tinggal diam. Pada menit ke-14, Hossein Kanaanizadegan hampir membawa Team Melli unggul, namun tembakannya masih mampu ditepis Thibaut Courtois.

Drama terjadi pada menit ke-25 ketika Mehdi Taremi sempat mencetak gol lewat skema bola mati dari Ehsan Hajsafi. Namun kegembiraan Iran hanya sesaat setelah VAR menganulir gol tersebut karena Taremi berada dalam posisi offside. Skor tetap 0-0.

Belgia kembali mengancam jelang turun minum melalui Youri Tielemans, tetapi Beiranvand tampil sigap menjaga gawangnya tetap aman hingga babak pertama berakhir tanpa gol.

Baca Juga: Belanda Pesta Gol ke Gawang Swedia, De Oranje Puncaki Grup F Piala Dunia 2026

Memasuki babak kedua, Belgia meningkatkan intensitas serangan dan beberapa kali memaksa Beiranvand bekerja keras. Peluang emas hadir pada menit ke-58 ketika Marc De Cuyper hampir mencetak gol, namun lagi-lagi kiper Iran melakukan penyelamatan krusial.

Petaka datang untuk Belgia pada menit ke-66. Bek muda Nathan Ngoy diganjar kartu merah langsung setelah melanggar Mehdi Taremi dari belakang. Sejak saat itu, Belgia harus bertahan dengan 10 pemain.

Meski unggul jumlah pemain, Iran gagal memanfaatkan momentum tersebut. Tekanan demi tekanan yang dibangun Team Melli tidak mampu menembus rapatnya pertahanan Belgia hingga akhir laga.

Baca Juga: Kalahkan Australia, Timnas Amerika Serikat Susul Meksiko ke Babak 32 Besar

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0-0 tetap bertahan. Kedua tim harus puas berbagi poin dalam laga yang berlangsung ketat dan penuh drama VAR serta kartu merah.

Hasil ini membuat Iran dan Belgia sama-sama mengoleksi dua poin dari dua pertandingan di Grup G, dengan Iran berada di puncak klasemen sementara.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.