Minggu, 07 Jun 2026 01:51 WIB

SPPG Al-Mubarok 3 Jember Minta Maaf Sebabkan Puluhan Murid TK Keracunan

  • Penulis : Yanuar D
  • | Jumat, 22 Mei 2026 15:00 WIB
SPPG Al-Mubarok 3 Kaliwates. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
SPPG Al-Mubarok 3 Kaliwates. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Al-Mubarok 3 Kaliwates, Ahmad Farid Anam meminta maaf atas peristiwa dugaan keracunan yang dialami puluhan murid TK Hidayatullah Mubtadi'in. Pihaknya berjanji menanggung semua biaya pengobatan puluhan siswa terdampak.

"Saya kepala SPPG Al-Mubarok 3 Kaliwates mohon maaf sebesar-besarnya, terkait atas kejadian hari ini dan kemarin," katanya, Kamis (21/5/2026).

Baca Juga: BGN Hentikan Operasional Puluhan Dapur MBG di Probolinggo Gegara Limbah

"Kita kroscek dan untuk biaya pengobatan dan semuanya yang tidak punya BPJS kita cover. Sudah selesai administrasi, sebagai pertanggung jawaban dari mitra dapur," sambungnya.

Saat kejadian, Ahmad Farid Anam mengatakan, ada dua porsi yang terdistribusi, yakni porsi kecil dari pukul 07.30 WIB dengan menu ayam suwir bumbu kuning. Sedangkan untuk porsi besar, ayam suwir bumbu merah diberikan untuk anak umur 8 tahun ke atas.

"Jadi yang terdampak di porsi kecil, ada di dua sekolah. Kalau porsi besar bumbu merah, aman tidak ada yang terdampak. Kita cari penyebabnya, kita investigasi terkait apa," ungkapnya. Saat ini sampel makanan tengah diuji di Laboratorium Kesehatan Daerah.

Baca Juga: IPAL dan Sampah Jadi Sorotan, Hanya 2 dari 7 SPPG di Silo Jember yang Dinilai Layak

Diakuinya, sempat ada satu anak dalam kondisi sulit makan saat di rumah sakit, setelah beberapa jam dikabarkan mulai membaik.

"Semua sudah makan enak, tadi pagi sudah enak. Cuma mau izin pulang, dari rumah sakit masih belum konfirmasi," akunya.

Saat ini SPPG Al-Mubarok 3 Kaliwates tidak beroperasi karena menadapat suspen dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Baca Juga: Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet

"Hari ini kita tidak mengirmkan distribusi (MBG). Sementara kita disuspen dari BGN, Kita nunggu keputusan. Kita juga nunggu hasil lab," ungkapnya.

Untuk informasi, jumlah siswa yang mengalami keracunan dilaporkan bertambah, dari 18 menjadi 22 anak. Saat itu mereka muntah, dan mayoritas merasakan nyeri pada bagian perut dan sesak.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.