Sabtu, 06 Jun 2026 19:29 WIB

Rencana Penghapusan Guru Honorer, Pakar: Awas Ketimpangan Pendidikan Makin Lebar

Guru honorer (ilustrasi). (Foto: Gemini AI)
Guru honorer (ilustrasi). (Foto: Gemini AI)

jatimnow.com – Rencana pemerintah untuk menghapus status guru honorer di sekolah negeri mulai 1 Januari 2027 terus menuai polemik di tengah masyarakat. Kebijakan yang tertuang dalam Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 7 Tahun 2026 ini memunculkan kekhawatiran terkait nasib kesejahteraan tenaga pendidik dan ancaman kekosongan pengajar di sekolah.

Menanggapi wacana tersebut, Pakar kebijakan publik Universitas Airlangga (Unair), Agie Nugroho Soegiono mengajak publik untuk melihat kebijakan ini dari kacamata reformasi birokrasi. Secara konseptual, Agie menilai arah kebijakan ini sebenarnya sejalan dengan semangat reformasi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah bergulir sejak UU ASN Tahun 2014 dan diperbarui pada 2023.

Baca Juga: Unusa Terima 210 Guru TK-SD untuk Upgrade Kualifikasi Akademik

“Pemerintah ingin menciptakan sistem tenaga pendidik yang memiliki standar rekrutmen, kompetensi, dan perlindungan hukum yang sama,” jelas Agie.

Namun, ia menggarisbawahi implementasi di lapangan yang masih menyimpan persoalan besar karena pemerintah dinilai terlalu optimistis terhadap kesiapan dan pemerataan distribusi guru ASN.

Agie memaparkan realitas pahit bahwa banyak sekolah negeri, khususnya di wilayah pelosok dan terpencil, masih menjadikan guru honorer sebagai tulang punggung utama proses belajar mengajar. Jika status mereka dihapus tanpa adanya tenaga pengganti yang memadai, sekolah-sekolah tersebut akan mengalami kekosongan pengajar.

Dampak turunannya sangat fatal. Beban kerja guru ASN akan melonjak drastis, kualitas pembelajaran merosot, dan jurang ketimpangan pendidikan antara kota besar dan daerah terpencil akan semakin melebar.

Baca Juga: Negeri Atau Swasta Gak Penting! Akses Pendidikan Kunci Sukses Anak Bangsa

“Kebijakan yang seragam secara administratif belum tentu menciptakan keadilan secara kontekstual,” ujar Agie.

Selain masalah distribusi, pemerintah juga dihadapkan pada utang moral terkait kesejahteraan tenaga honorer. Selama bertahun-tahun, pahlawan tanpa tanda jasa ini mengabdi dengan upah di bawah standar kelayakan, tanpa kepastian hukum, maupun jaminan pensiun. Penghapusan status honorer secara mendadak berpotensi memicu ketidakadilan baru.

Untuk itu, Agie mendesak pemerintah agar merancang mekanisme transisi yang berkeadilan. 

Baca Juga: Larangan Roblox, Apa Kata Psikolog? Ini Dampaknya pada Anak

Di antaranya, memberikan jalur afirmasi pengangkatan (seperti melalui skema PPPK) atau bentuk rekognisi lain atas masa pengabdian guru honorer yang sudah lama mengabdi.

Kemudian, memperkuat formulasi kesejahteraan dengan membenahi sistem penggajian dan tunjangan guru. Selanjutnya, memberikan keleluasaan bagi pemerintah daerah untuk mengelola dan merekrut tenaga pendidik sesuai dengan kondisi dan kebutuhan riil di wilayah masing-masing.

"Evaluasi kebijakan jangan hanya berfokus pada kepatuhan administratif semata. Tetapi juga harus melihat secara komprehensif dampaknya terhadap kualitas pendidikan dan keadilan bagi tenaga pendidik," pungkasnya.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.