Minggu, 07 Jun 2026 01:19 WIB

Negeri Atau Swasta Gak Penting! Akses Pendidikan Kunci Sukses Anak Bangsa

Pelajar SMA keluar dari Perpustakaan Umum Kota Surabaya. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)
Pelajar SMA keluar dari Perpustakaan Umum Kota Surabaya. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim), Lilik Hendarwati, menuturkan bahwa kesuksesan seseorang tidak ditentukan oleh apakah ia bersekolah di sekolah negeri atau swasta.

Ia menuturkan bahwa kunci utama tercapainya kesuksesan terletak pada akses terhadap pendidikan yang layak dan dukungan finansial yang memadai dari pemerintah.

Baca Juga: Gus Iqdam Sebut Mahasiswa Tak Cukup Hanya Pintar, Harus Dekengan Pusat

“Kesuksesan itu bukan karena di negeri atau di swasta. Memang mungkin problemnya adalah kaitan dengan keuangan,” ungkap Lilik Hendarwati usai Jagongan Bareng Rumah Literasi Digital (RLD) di Balai RLD, Surabaya, Senin (08/09/2025), dalam rangka memperingati Hari Literasi Internasional 2025.

Keuangan, diakui Lilik, memang sering kali jadi hambatan terbesar bagi siswa berprestasi dari keluarga tidak mampu. Namun, menurutnya, hal ini bisa diatasi melalui kebijakan anggaran yang cerdas dan komitmen politik dari lembaga legislatif.

“Kalau kaitan dengan keuangan, dengan negeri dan swasta, kita akan bantu di DPR lewat politik penganggaran kita. Sehingga mendapatkan bantuan,” jelasnya.

Salah satu inisiatif konkret yang sedang digencarkan adalah program bantuan tunjangan pendidikan bagi siswa SMA dan SMK di Jawa Timur.

Melalui anggaran APBD, pihaknya berhasil mengusulkan dana bantuan sebesar Rp1.000.000 per siswa, yang akan digunakan untuk menunjang kebutuhan awal masuk sekolah.

Baca Juga: ORADO Jatim Buka Peluang UMKM Garap Peralatan Domino

Dana tersebut, menurutnya, tidak hanya digunakan untuk membeli seragam atau buku, tetapi juga untuk mendukung pembelajaran digital, seperti pembelian kuota internet yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar daring.

“Itu yang sedang kita usahakan dan alhamdulillah,” ucapnya. Hal itu selaras dengan visi besar pemerintah daerah adalah untuk memastikan bahwa setiap anak, tanpa memandang latar belakang ekonomi, memiliki peluang yang setara dalam meraih masa depan yang cemerlang.

Lilik Hendarwati juga menegaskan bahwa perhatian dari pemerintah terhadap pendidikan bukan hanya soal fasilitas, tetapi juga pemahaman dan keyakinan bahwa anak-anak dari keluarga kurang mampu juga layak untuk sukses.

“Saya kira itu membuat orang-orang ini tidak punya kesempatan lagi untuk merasa bahwa orang tua harus di negeri dan di negara. Nanti tidak kemudian berusaha betul-betul dengan segala macam cara untuk di negeri,” imbuhnya.

Baca Juga: Workshop Crochet Kirby di Surabaya Dorong UMKM Handmade Lokal

Dengan visi yang inklusif dan kebijakan yang progresif, Lilik Hendarwati optimis bahwa pendidikan di Jawa Timur akan terus berkembang menjadi ruang yang memungkinkan setiap talenta tumbuh tanpa batas.

Sebagaimana diketahui, Pemprov Jatim memberikan bantuan biaya pendidikan sebesar Rp1 juta bagi siswa yang tidak diterima di sekolah negeri dan melanjutkan ke sekolah swasta, dengan syarat tidak menerima bantuan pemerintah pusat maupun daerah termasuk Program Indonesia Pintar (PIP).

Setiap kabupaten/kota diberikan kuota 150 calon murid baru dari keluarga prasejahtera (Desil 1 dan 2) termasuk anak buruh dan pekerja, dengan total anggaran Rp5,7 miliar

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.