Rabu, 22 Jul 2026 12:59 WIB

Rakor dan Bimtek Perempuan Jember, Denyut Penggerak Perubahan Sosial Masyarakat

  • Penulis : Yanuar D
  • | Rabu, 13 Mei 2026 20:45 WIB
Pelaksanaan Rakor dan Bimtek di Pendopo Wahyawibawagraha. (Foto: Diskominfo Jember/jatimnow.com)
Pelaksanaan Rakor dan Bimtek di Pendopo Wahyawibawagraha. (Foto: Diskominfo Jember/jatimnow.com)

jatimnow.com - TP PKK Kabupaten Jember menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) perempuan, Selasa (12/5/2026). Acara ini menjadi denyut penggerak perubahan sosial di tengah masyarakat.

Perempuan yang tergabung dalam TP PKK, Tim Posyandu dan Bunda PAUD ditingkat Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan/Desa berkomitmen akan memperkuat pelayanan dasar masyarakat yang terus digaungkan Pemerintah Kabupaten Jember melalui penguatan peran perempuan dan kelembagaan desa.

Baca Juga: Mirip Malioboro, Jember Bakal Miliki Food Street Terintegrasi Stasiun

Kegiatan yang dihadiri para penggerak perempuan dari berbagai wilayah di Kabupaten Jember ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah, memperkuat pemahaman kebijakan, sekaligus membangun sinergi antarlembaga dalam pelayanan dasar masyarakat.

Implementasi Posyandu 6 SPM (Standar Pelayanan Minimal) sendiri merupakan bentuk integrasi layanan dasar di desa dan kelurahan yang meliputi bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman dan ketertiban umum.

Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Ghyta Eka Puspita, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh peserta yang hadir dan tetap meluangkan waktu di tengah berbagai profesi dan tanggung jawab yang mereka emban.

Ia menyebut, para penggerak PKK, kader Posyandu, dan Bunda PAUD bukan hanya sekadar menjalankan amanah organisasi, tetapi juga menjadi denyut penggerak perubahan sosial di tengah masyarakat.

Ghyta menekankan, bahwa transformasi Posyandu menuju pelayanan 6 bidang SPM tidak boleh dipandang sebagai beban baru. Sebaliknya, perubahan tersebut harus dimaknai sebagai afirmasi positif untuk memperluas manfaat Posyandu agar semakin dekat dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan program tidak cukup hanya dirancang di balik meja kerja, melainkan harus diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan.

Baca Juga: Tak Punya Kendaraan, Lansia di Jember Tahan Sakit Kronis Setahun Tanpa Berobat

Para kader diminta turun langsung melihat kondisi masyarakat, memahami persoalan yang ada di wilayah masing-masing, sekaligus mengidentifikasi potensi daerah yang dapat dikembangkan.

Dalam kesempatan tersebut, Ghyta menegaskan, kekuatan TP PKK, Posyandu, dan Bunda PAUD merupakan fondasi penting dalam membangun generasi baru Jember yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

TP PKK hadir sebagai penggerak keluarga, Posyandu menjaga kesehatan masyarakat sejak dini, sementara Bunda PAUD memastikan anak-anak memperoleh pendidikan dan kasih sayang terbaik pada masa emas kehidupannya.

Melalui program unggulan satu tahun wajib belajar prasekolah, Pemerintah Kabupaten Jember berharap kualitas pendidikan anak usia dini semakin meningkat dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga: Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan 2026 di Jember, Ruang Ekspresi dan Belajar Budaya

Implementasi Posyandu 6 SPM juga diarahkan agar kader mampu menjadi penghubung kebutuhan masyarakat dengan pemerintah daerah. Mulai dari pendataan kebutuhan air bersih, pengelolaan sampah, identifikasi rumah tidak layak huni, hingga berbagai persoalan sosial lain di lingkungan sekitar.

Rapat koordinasi dan bimtek ini diharapkan menjadi titik penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah dan seluruh elemen penggerak masyarakat desa.

Dengan semangat kebersamaan, cinta kepada keluarga, masyarakat, dan Kabupaten Jember, seluruh peserta diajak untuk terus menjadi motor perubahan sosial yang hadir langsung di tengah masyarakat.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.