Sabtu, 06 Jun 2026 10:21 WIB

Kolaka Utara Bidik Investor Kakao dan Kelapa di Forum Investasi 2026

Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara menggelar Kolaka Utara Industry, Trade & Investment Forum 2026 di Surabaya, Senin (11/5/2026). (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)
Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara menggelar Kolaka Utara Industry, Trade & Investment Forum 2026 di Surabaya, Senin (11/5/2026). (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara mendorong percepatan hilirisasi sektor perkebunan melalui Kolaka Utara Industry, Trade and Investment Forum 2026 yang digelar di Mercure Surabaya Grand Mirama, Senin (11/5/2026).

Forum tersebut menjadi ajang penjajakan investasi untuk membangun industri pengolahan kakao, kelapa, kopi, dan cengkeh di wilayah Sulawesi Tenggara tersebut.

Baca Juga: BSN Dorong Penguatan Metrologi untuk Kebijakan Berbasis Data

Bupati Kolaka Utara Nurrahman Umar mengatakan daerahnya tidak ingin lagi hanya menjadi pemasok bahan mentah. Pemkab berharap investor masuk untuk membangun industri pengolahan agar komoditas lokal memiliki nilai tambah lebih tinggi.

“Yang kami harapkan adalah hadirnya industri yang mengolah bahan baku dari Kolaka Utara menjadi produk yang bisa dipasarkan di dalam maupun luar negeri. Dari industrialisasi itu akan muncul nilai tambah, lapangan kerja, dan peningkatan ekonomi masyarakat,” kata Nurrahman.

Komoditas utama yang ditawarkan dalam forum tersebut adalah kakao dan kelapa. Selain itu, pemerintah daerah juga membuka peluang investasi pada kopi dan cengkeh.

Bupati Kolaka Utara Nurrahman Umar memaparkan potensi hilirisasi kakao dan kelapa dalam Kolaka Utara Industry, Trade & Investment Forum 2026 di Surabaya, Senin (11/5/2026). Pemerintah daerah mendorong masuknya investasi industri pengolahan guna meningkatkan nilai tambah komoditas lokal dan memperluas lapangan kerja bagi masyarakat. (Ali Masduki/jatimnow.com)Bupati Kolaka Utara Nurrahman Umar memaparkan potensi hilirisasi kakao dan kelapa dalam Kolaka Utara Industry, Trade & Investment Forum 2026 di Surabaya, Senin (11/5/2026). Pemerintah daerah mendorong masuknya investasi industri pengolahan guna meningkatkan nilai tambah komoditas lokal dan memperluas lapangan kerja bagi masyarakat. (Ali Masduki/jatimnow.com)

Menurut Nurrahman, kakao Kolaka Utara mulai dilirik karena memiliki karakter aroma yang berbeda dibanding daerah lain. Pengalaman kerja sama dengan pihak Prancis menjadi salah satu referensi awal.

“Ada rekomendasi dari Prancis yang menyebut kakao Kolaka Utara memiliki aroma khas rempah. Itu yang menjadi daya tarik tersendiri,” ujarnya.

Meski dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kakao, industri pengolahan di Kolaka Utara masih terbatas pada skala rumahan. Kondisi tersebut membuat hasil panen petani selama ini lebih banyak dijual dalam bentuk biji mentah.

“Pernah ada industri kakao, tetapi masih home industry dan belum mampu memenuhi kebutuhan pasar. Karena itu kami membuka forum dengan negara sahabat dan investor agar produksi bisa naik dalam skala lebih besar,” kata dia.

Nurrahman juga menegaskan pemerintah daerah siap mendukung kebutuhan industri, termasuk penyesuaian standar kualitas ekspor. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah kebiasaan petani menjual hasil panen tanpa proses fermentasi.

Baca Juga: ITS Genjot Hilirisasi Riset Lewat Renstra 2026–2030

Menurut dia, perubahan pola produksi akan lebih mudah dilakukan jika harga jual memberi keuntungan yang sepadan bagi petani.

“Kalau kualitas internasional sudah dipenuhi tetapi harga masih lokal, semangat petani sulit tumbuh. Kalau harga bagus, petani pasti mengikuti standar pasar,” ujarnya.

Dari sisi investasi, Pemkab Kolaka Utara menjanjikan dukungan terhadap kepastian hukum dan iklim usaha. Pemerintah daerah mengaku akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk menjamin keamanan investasi.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemprov Sulawesi Tenggara Sukanto Toding mengatakan pemerintah provinsi mendukung penuh pengembangan industri hilir di Kolaka Utara, terutama untuk komoditas kakao dan kelapa.

“Kami berharap terbentuk sentra IKM untuk kakao dan kelapa sehingga terjadi peningkatan nilai tambah sekaligus penyerapan tenaga kerja,” kata Sukanto.

Ia menambahkan, sektor pertambangan nikel tetap berjalan sebagai bagian dari strategi nasional, sementara pemerintah daerah diarahkan memperkuat hilirisasi sektor pertanian dan perkebunan.

Baca Juga: ITS Integrasikan STP, Percepat Lahirnya Startup Kampus

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kolaka Utara Agusdin menilai forum investasi tersebut menjadi langkah penting untuk mengubah struktur ekonomi daerah.

“Kolaka Utara jangan lagi hanya memproduksi bahan baku. Harus ada produk turunan yang bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Forum investasi tersebut mempertemukan pemerintah daerah dengan investor nasional dan internasional, pelaku usaha, akademisi, lembaga keuangan, hingga perwakilan perdagangan luar negeri.

Agenda yang disiapkan meliputi pemaparan peluang investasi, business matching, hingga penjajakan kerja sama melalui Letter of Intent dan Memorandum of Understanding.

Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara menargetkan forum tersebut menjadi pintu awal percepatan investasi industri hilir berbasis sumber daya lokal sekaligus memperkuat posisi daerah dalam rantai perdagangan nasional dan global.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.