Selasa, 23 Jun 2026 23:01 WIB

Kini 819 Petugas Parkir di Surabaya Terapkan Pembayaran Non Tunai

  • Penulis : Yanuar D
  • | Minggu, 10 Mei 2026 14:30 WIB
Penerapan parkir digital di Surabaya. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)
Penerapan parkir digital di Surabaya. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus memperluas penerapan sistem parkir digital di berbagai wilayah kota. Hingga 8 Mei 2026, tercatat sebanyak 819 petugas parkir telah menerapkan sistem pembayaran non tunai tersebut, meningkat dibanding sebelumnya sebanyak 711 petugas.

Perluasan penerapan parkir digital itu juga mencakup sejumlah ruas jalan baru di berbagai kawasan Surabaya, di antaranya Bratang Binangun, Bratang Gede, Ngagel Tengah, Nginden, Nginden Semolo, Prapen, Tenggilis Barat, Klampis, Jagir Wonokromo, Manyar Kertoarjo, Manyar Tegal, hingga sejumlah titik di kawasan Rungkut, Bukit Darmo Boulevard, Kupang Gunung, Darmokali, dan Karang Menjangan.

Baca Juga: RPH Tambak Osowilangun Surabaya Buka Peluang Jagal Baru

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo, mengatakan penerapan parkir digital menjadi bagian dari upaya Pemkot Surabaya untuk meningkatkan transparansi pelayanan, mempermudah transaksi pembayaran, sekaligus mendukung tata kelola parkir yang lebih tertib dan akuntabel.

“Masyarakat diimbau melakukan pembayaran parkir secara digital, baik melalui voucher parkir resmi, QRIS, maupun e-money. Selain itu, warga juga diminta memastikan menerima bukti pembayaran dari petugas parkir sebagai bentuk transaksi yang sah, tertib, dan transparan,” kata Trio, Sabtu (9/5/2026).

Ia menjelaskan, sebanyak 819 petugas parkir kini menjalankan sistem parkir digital di lapangan. Untuk memastikan implementasi berjalan optimal, Dishub Surabaya juga menerjunkan jajarannya guna mengawasi pelaksanaan digitalisasi parkir.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Ajak Alih ke Parkir Digital, Pembayaran Mudah dan Transparan

Di sisi lain, Dishub Surabaya juga terus melakukan sosialisasi kepada juru parkir yang belum menerapkan sistem digital, sekaligus mengedukasi masyarakat agar mulai terbiasa menggunakan metode pembayaran non tunai.

“Edukasi kepada masyarakat penting dilakukan untuk mendorong perubahan pola transaksi parkir dari tunai menjadi non tunai,” ujarnya.

Trio mengungkapkan, terdapat dua tantangan utama dalam penerapan parkir digital di Surabaya. Pertama, mengubah kebiasaan masyarakat yang selama ini masih terbiasa melakukan pembayaran tunai. Kedua, membangun kesiapan serta kesadaran para juru parkir dalam menjalankan sistem digitalisasi tersebut.

Baca Juga: Parade Fashion hingga Drum Band, SFF 2026 Siap Hebohkan Surabaya

Karena itu, para petugas parkir diharapkan aktif memberikan informasi kepada pengguna jasa parkir sejak awal. Misalnya dengan menyampaikan bahwa pembayaran dilakukan melalui sistem parkir digital atau secara non tunai menggunakan telepon genggam.

“Dengan begitu, masyarakat semakin terbiasa dan penerapan parkir digital dapat berjalan lebih efektif,” pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.