Rabu, 22 Jul 2026 02:49 WIB

IPNU-IPPNU Jabon Sidoarjo Ingatkan Bahaya Standar Semu di Media Sosial

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Selasa, 05 Mei 2026 19:27 WIB
IPNU-IPPNU Jabon menggelar forum diskusi bertajuk Kumpul Asik Lan Diskusi (Kuasai) di Aula Gedung NU Jabon, Sidoarjo. (Foto: Ainul Yakin for jatimnow.com)
IPNU-IPPNU Jabon menggelar forum diskusi bertajuk Kumpul Asik Lan Diskusi (Kuasai) di Aula Gedung NU Jabon, Sidoarjo. (Foto: Ainul Yakin for jatimnow.com)

jatimnow.com - IPNU-IPPNU Jabon Sidoarjo mengingatkan generasi muda agar tidak larut dalam arus digital yang kian deras tanpa kendali. Lewat forum diskusi bertajuk Kumpul Asik Lan Diskusi (Kuasai) di Aula Gedung NU Jabon, Senin (04/05/2026), peserta diajak memperkuat kesadaran diri agar tetap memiliki arah di tengah banjir informasi dan tekanan media sosial.

Topik tersebut dinilai semakin relevan seiring meningkatnya konsumsi konten digital yang tidak hanya membentuk opini, tetapi juga memengaruhi kondisi mental dan cara pandang anak muda terhadap diri sendiri.

Baca Juga: 600 Siswa SDIT El Haq Ikuti Microplastic Journey, Perkuat Sekolah Bebas Plastik

Pembina IPNU-IPPNU Jabon, H. Sirojul Chakim, menilai ruang digital membawa dua sisi sekaligus. Akses informasi terbuka lebar, namun di saat yang sama muncul tekanan sosial hingga standar semu yang kerap memicu perbandingan.

“Tanpa kesadaran diri yang kuat, seseorang bisa kehilangan arah bahkan jati dirinya,” ujar Sirojul dalam diskusi.

Ia menggambarkan bagaimana arus konten yang terus berganti dapat memengaruhi pola pikir dan emosi pengguna. Jika tidak disaring dengan baik, kebiasaan tersebut berpotensi menjauhkan individu dari nilai yang diyakini.

Dalam forum tersebut, konsep keutuhan diri menjadi pokok bahasan. Keutuhan tidak hanya dilihat dari sikap lahiriah seperti perilaku dan penampilan, tetapi juga kondisi batin yang mencakup pikiran, perasaan, akal, hingga hati.

Baca Juga: Viral Video Oknum Anggota Polres Jember Diduga Nyabu, Ini Penjelasan Wakapolres

Ketika dua aspek tersebut berjalan selaras, seseorang dinilai lebih siap menghadapi tekanan sekaligus tetap memiliki pegangan hidup yang jelas.

Peserta juga didorong untuk lebih selektif dalam beraktivitas di ruang digital. Kemampuan memilah informasi serta memahami dampak dari setiap unggahan dianggap penting agar media digital tidak sekadar menjadi ruang konsumsi, tetapi juga sarana pengembangan diri.

Ketua PAC IPNU Jabon, M. Imam Sufajar, menegaskan bahwa membangun ruang digital yang sehat tidak bisa dilakukan sendiri.

Baca Juga: Indah Kurnia Ajak Warga Sidoarjo Dukung Pembangunan Berwawasan Lingkungan

“Perlu kesadaran bersama. Sikap bijak dan saling menguatkan jadi kunci,” katanya.

Melalui kegiatan ini, IPNU-IPPNU Jabon berharap generasi muda mampu memanfaatkan teknologi tanpa kehilangan arah, sekaligus tetap memberi kontribusi positif di tengah perubahan zaman.

 

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.