Sabtu, 06 Jun 2026 12:14 WIB

Dewan Pertahanan Nasional Serap Aspirasi Seniman Surabaya

Dewan Pertahanan Nasional (DPN) temui seniman di Dewan Kesenian Surabaya untuk jadikan kebudayaan instrumen geopolitik dan kekuatan soft power bangsa. (Foto/jatimnow.com)
Dewan Pertahanan Nasional (DPN) temui seniman di Dewan Kesenian Surabaya untuk jadikan kebudayaan instrumen geopolitik dan kekuatan soft power bangsa. (Foto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dewan Pertahanan Nasional (DPN) mulai menggeser paradigma pertahanan negara dari sekadar kekuatan militer menuju kekuatan identitas. Melalui kunjungan kerja ke Dewan Kesenian Surabaya (DKS) di Balai Pemuda, pada Rabu (29/4), lembaga ini mengumpulkan data strategis guna merumuskan kebudayaan sebagai instrumen geopolitik Indonesia yang lebih gahar di mata dunia.

Deputi Bidang Geopolitik DPN, Dr. Begi Hersutanto, menyatakan bahwa kekuatan sebuah bangsa masa kini sangat bergantung pada kemampuan mengelola soft power.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Laporkan Dugaan Hilangnya Aset Budaya ke Polisi

Menurutnya, ekspresi artistik harus naik kelas menjadi strategi sistematis yang difasilitasi negara, serupa kesuksesan Korea Selatan melalui gelombang K-Pop.

"Indonesia perlu menemukan kembali jati diri melalui jalur kebudayaan. Proses tersebut tidak bisa dibiarkan berjalan alami, melainkan harus dirancang secara terstruktur oleh pemerintah," ujar Begi di hadapan para tokoh seni dan budaya Jawa Timur.

Langkah DPN ini disambut positif oleh Ketua DKS, Chrisman Hadi. Ia menilai landasan hukum pemajuan kebudayaan di Indonesia sebenarnya sudah sangat kokoh. Mulai dari UU Nomor 5 Tahun 2017 hingga Perpres Nomor 114 Tahun 2022, semuanya telah memposisikan budaya sebagai pilar pembangunan.

Chrisman melihat potensi besar DKS sebagai mata rantai kebijakan DPN dalam memperkuat ketahanan nasional. "Kekayaan kultural kita luar biasa. DKS siap menjadi mitra strategis DPN untuk mengimplementasikan kebijakan yang sejalan dengan mandat undang-undang pertahanan negara," ucapnya.

Baca Juga: Menata Kebudayaan dengan Helm Proyek atau Tikar Musyawarah?

Selain diplomasi global, forum tersebut menyinggung persoalan akar rumput yang kian mencemaskan: lunturnya identitas nasional. Taufik Hidayat, atau yang akrab disapa Monyong, menyoroti hilangnya kedekatan masyarakat terhadap aksara asal.

Pegiat aksara Jawa itu membandingkan Indonesia dengan negara-negara seperti Jepang atau Thailand yang tetap digdaya karena memegang teguh literasi asli mereka.

"Bangsa lain kokoh karena punya aksara. Kita malah menjauh dari induk aksara sendiri. Harus ada gerakan nyata menghidupkan kembali pemahaman aksara Jawa demi memperkuat fondasi bangsa," kata Monyong.

Baca Juga: Bukan Pengosongan, Ketika Para Tokoh Berpikir Tentang Ibu Kota Provinsi Jatim

Pertemuan tersebut dihadiri jajaran petinggi DPN, termasuk Marsma TNI Aminto Senisuka dan Laksma TNI R. Firman Noegraha. Dari sisi budayawan, nampak hadir tokoh senior Henry Nurcahyo, pakar pendidikan Isa Anshori, hingga akademisi teater Dr. Indar Sabri.

Seluruh masukan dari ruang diskusi Balai Pemuda ini nantinya bakal dirangkum menjadi rekomendasi khusus bagi Presiden Republik Indonesia.

DPN berkomitmen menjadikan kebudayaan bukan lagi sebagai pelengkap, melainkan agenda strategis dalam menghadapi dinamika geopolitik global yang kian liar.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.