Sabtu, 06 Jun 2026 09:55 WIB

Fakta Unik 'Lembah Jin' Jabal Magnet, Lokasi Insiden Bus Jemaah Haji Probolinggo

Jabal Magnet (Bukit Magnet) di Madinah, atau sering disebut Lembah Jin.( Foto: Medsos)
Jabal Magnet (Bukit Magnet) di Madinah, atau sering disebut Lembah Jin.( Foto: Medsos)

jatimnow.com – Insiden bus yang melibatkan jemaah haji asal Kabupaten Probolinggo pada Selasa (28/4/2026) siang waktu Arab Saudi sempat memicu kekhawatiran, terutama bagi pihak keluarga.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi di kawasan Jabal Magnet, wilayah barat laut Kota Madinah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Baca Juga: Jemaah Haji di Kediri Tandai Koper dengan Boneka hingga Pita Warna-warni

Dari total 47 jemaah yang terkena musibah, hanya lima orang yang mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan medis.

Jabal Magnet, atau yang memiliki nama asli Manthiqa Baidha (Perkampungan Putih), memang memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan, tak terkecuali jemaah haji. Sesuai namanya, bukit ini memiliki kandungan magnetis yang kuat.

Fenomena unik ini membuat mobil-mobil yang berada di sekitarnya dapat bergerak sendiri seolah tertarik menuju pusat bukit, bahkan ketika mesin dalam keadaan mati.

Dahulu, masyarakat lokal menyebut tempat ini sebagai Lembah Jin. Sejarah mencatat bahwa kawasan ini ditemukan secara tidak sengaja oleh kaum Arab Baduy yang sedang beristirahat di tengah perjalanan.

Mereka terkejut saat menyadari kendaraan mereka bergerak sendiri tanpa ada yang mengemudikan. Karena keanehan tersebut, pada masa itu masyarakat sering mengaitkannya dengan keberadaan makhluk halus.

Baca Juga: Keluarga Besar UIN KHAS Jember Berangkat Haji, Rektor Titip Doa untuk Kampus

Meskipun diselimuti mitos, para ilmuwan memiliki penjelasan logis terkait fenomena ini. Kota Madinah sendiri berdiri di atas Arabian Shield, sebuah formasi geologi yang diperkirakan telah berusia 700 juta tahun.

Kawasan ini merupakan hamparan endapan lava luas yang mencapai 180.000 kilometer persegi. Lava tersebut muncul ke permukaan melalui zona rengkahan sepanjang 60.000 km yang membentuk garis vulkanik Makkah-Madinah-Nufud.

Aktivitas geologis inilah yang menciptakan medan magnet alami yang saat ini dikenal sebagai Jabal Magnet.

Baca Juga: Bupati Yani Berangkatkan Jemaah Haji Gresik, Bekali Paket Obat dan Vitamin

Melihat tingginya antusiasme wisatawan yang ingin membuktikan keajaiban alam ini, Pemerintah Arab Saudi telah membangun jalur khusus. Jalur ini memungkinkan pengunjung untuk merasakan sensasi kendaraan yang bergerak sendiri dengan aman.

Bahkan, di sekitar lokasi juga telah disediakan fasilitas tenda bagi pengunjung yang ingin menginap. Di luar perdebatan antara sains dan misteri, berkunjung ke Jabal Magnet memberikan pelajaran berharga.

Fenomena ini menjadi pengingat bagi setiap pengunjung tentang keagungan Sang Pencipta yang memiliki kuasa atas segala hukum alam. Sebuah momentum untuk senantiasa bersyukur atas karunia dan perlindungan-Nya dalam setiap perjalanan.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.