Rabu, 22 Jul 2026 06:22 WIB

Jemaah Haji di Kediri Tandai Koper dengan Boneka hingga Pita Warna-warni

  • Penulis : Yanuar D
  • | Senin, 18 Mei 2026 17:00 WIB
Para jemaah haji mengumpulkan koper di Kantor Kementerian Haji (Kemenhaj) Kota Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Para jemaah haji mengumpulkan koper di Kantor Kementerian Haji (Kemenhaj) Kota Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Jemaah haji Kota Kediri mulai mengumpulkan koper besar di Kantor Kementerian Haji (Kemenhaj) Kota Kediri, Senin (18/5/2026). Agar tidak tertukar, mereka menandai koper itu dengan boneka dan pita warna-warni.

Sebanyak 281 jamaah dijadwalkan berangkat menuju Surabaya pada 20 Mei 2026 sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci.

Baca Juga: Gus Qowim Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kota Kediri, 1 Orang Tertinggal karena Sakit

Kepala Kantor Kementerian Haji Kota Kediri, Basyarudin, menjelaskan bahwa proses pengumpulan koper dilakukan selama dua hari, yakni 18 dan 19 Mei 2026 mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB.

"Kita ambil 2 hari, 18 sama 19. Jamnya jam 8.00 WIB sampai jam 11.00 WIB. Kemudian untuk besok juga pengumpulan koper besar juga jam 8.00 WIB sampai jam 11.00 WIB. Nanti besok itu sekitar jam 13.00 WIB, kita memuatkan koper di truk akan kita berangkatkan besok tanggal 19 angsung diantar ke asrama haji," jelasnya.

Basyarudin melanjutkan, diperkirakan, koper jamaah nantinya akan tiba di asrama haji menjelang waktu magrib, mengingat proses pembongkaran dan penataan sebelum keberangkatan jamaah setelah magrib.

Dalam proses pengumpulan koper, jamaah cukup membawa koper besar ke lokasi untuk dilakukan penimbangan dan pendataan. Setelah itu, jamaah akan menerima berbagai kelengkapan identitas seperti kartu identitas dan penanda koper.

"ID card itu kita ada 3. ID card yang satu di koper besar, yang satunya di koper kecil, koper kabin itu, yang satunya di kalungan. Nah untuk Indonesia, untuk Jawa Timur semuanya sama. Warnanya sama," katanya.

Baca Juga: Suasana Haru Sambut 312 Jemaah Haji Probolinggo di Kantor Wali Kota

Selain id card, setiap rombongan juga memiliki tanda warna pita masing-masing, seperti rombongan 1 yang memiliki tanda pita warna merah di atas kopernya, dan warna kuning unuk rombongan 2.

Meski begitu, menurut Basyarudin, tak sedikit jamaah yang juga menambahkan tanda khusus seperti boneka atau gantungan agar koper lebih mudah dikenali.

"Kemudian ada lagi biasanya orang itu ditaruh lagi tanda-tanda. Ada boneka, ada biasanya ada tangkir plastik. Itu supaya lebih memudahkan dari jauh melihat," imbuhnya.

Salah satunya Arvina Isfiyanti, jemaah haji Kota Kediri yang memberi tanda boneka lombok pada kopernya agar lebih mudah dikenali saat pengambilan nanti.

Baca Juga: Jemaah Haji Asal Tulungagung Wafat Saat Wukuf di Arafah karena Dehidrasi

“Memudahkan identitas koper saya supaya cepat pengambilannya. Kenapa memilih boneka cabai? Karena wanita kan ibu rumah tangga,” ucapnya sambil tersenyum.

Suasana pengumpulan koper tampak tertib dan penuh semangat. Para jamaah berharap seluruh rangkaian ibadah haji tahun ini dapat berjalan lancar serta membawa keberkahan bagi seluruh jamaah Kota Kediri.

Basyarudin menargetkan seluruh koper milik 281 jamaah sudah terkumpul lengkap pada Selasa (19/5) pukul 11.00 WIB sebelum diberangkatkan ke Surabaya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.